News Room, Selasa ( 11/12 ) Sistem informasi manajemen pegawai ini sangat penting dalam memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pegawai yang ada di daerah. Pengelolaan sistem ini, akan meningkatkan kinerja dan perbaikan kinerja pegawai secara keseluruhan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Bimbingan Teknis Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Berbasis Web tahun 2012 Kabupaten Sumenep, di Aula UPT. Sarana Diklat BKPP Kabupaten Sumenep, Selasa (11/12). “Misalnya saja, kegiatan administrasi bisa berjalan efektif dan efisien, tidak tergantung pada kertas, lebih mudah dalam pencarian maupun proses input data dan masih banyak lagi,”ujarnya. Karena itu Bupati berharap para peserta Bimbingan Teknis ini mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Dan pada adminstrator atau operator, untuk berkerja dengan cermat dan teliti. sebab, jika nanti ada sedikit saja data yang tidak valid maka hal itu akan merugikan pihak yang bersangkutan. Dan segenap aparatur, Bupati berharap lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Berikan kemudahan, jangan dipersulit, bahkan kalau memang sulit sekalipun dibantu untuk dipermudah. Namun, tetap sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Sebab, diakui, selama ini pelayanan administrasi kepegawaian masih mengalami berbagai persoalan-persoalan. hal itu karena sistem yang digunakan dalam pelayanan adminsitrasi kepegawaian masih sangat sederhana dan manual melalui media kertas. Dalam menginputkan data pegawai pada instrumen tersebut memerlukan waktu sekitar 10-15 menit. padahal data pegawai di kabupaten sumenep ini berjumlah lebih dari 11.000 pegawai. Penumpukan data pegawai dalam berkas kertas tidaklah efisien jika petugas ingin melakukan pengolahan data pegawai tersebut. proses pencarian juga memerlukan waktu yang relative lama. jika data pegawai mengalami kerusakan, maka BKD akan kehilangan data pegawai. Oleh karena itu, BKD sangat membutuhkan sistem informasi manajemen kepegawaian yang mampu menangani permasalahan kompleks tersebut. Apalagi, kondisi geografis di kabupaten sumenep ini, yang terdiri dari 126 pulau, dimana 9 kecamatan ada dipulau, maka akan berpengaruh terhadap kecepatan dan ketepatan berkas-berkas yang ingin disampaikan kebagian kepegawaian. Sementara Kepala BKPP Kabupaten Sumenep, Hj.Titik Suryati, SH, MH menjelaskan, kegiatan tersebut untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini. Yakni, dengan adanya pemanfaatan dan penerapan teknologi informasi yaitu dengan melakukan pembuatan sistem informasi kepegawaian (simpeg) berbasis web. “Sebab, sistem ini sangat baik digunakan untuk mendukung pengelolaan data kepegawaian khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.”ujarnya. Dengan sistem informasi ini, diharapkan data kepegawaian lebih terkini dan akurat. Dimana ketika ada perubahan data pegawai di daerah, dapat langsung dimonitoring oleh pusat. Karena telah dibuat online, maka data kepegawaian dapat diakses kapanpun dan dari manapun. ( Ren, Esha )