News Room, Selasa ( 17/11 ) Guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi lembaga Pondok Pesantren dan Operator Radio Komunikasi tingkat Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Keprotokolan dan Bimbingan Teknis (Bintek) Operator Radio Komunikasi. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM saat membuka kegiatan itu di Hotel Utami Sumekar, Selasa (17/11) mengatakan, kegiatan sosialisasi keprotokolan itu muara tujuannya untuk menambah kemampuan petugas pelaksana, agar dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya berjalan lancar dan optimal. Untuk itu pihaknya berharap peserta kegiatan mengikuti dengan tekun, sehingga mampu meresapi dan menghayati materi, bahkan yang terpenting harus mengaplikasikannya, dan mengetuk tularkan pada masyarakat lain. Sebab, keprotokolan itu tidak hanya dibutuhkan lembaga pemerintah semata, namun setiap lembaga yang menyelenggarakan suatu kegiatan. â€ÂSeperti halnya sosialisasi keprotokolan di lembaga Pondok Pesentren, dimaksudkan agar dalam setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, baik formal, informal dan non formal benar-benar dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tata cara dan ketentuan Undang-Undang RI Nomor 08 tahun 1087 tentang Protokol.â€Âtegasnya. Bupati menyatakan, bagi operator radio Kecamatan untuk lebih memberdayakan dan meningkatkan kompetesinya, agar arus komuniaksi, informasi dan koordinasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya terkait dengan pelayanan umum pada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, tepat dan efektif. Ditempat yang sama Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Sirat Aidi, M.Si mengungkapkan, peserta sosialisasi keprotokolan sebanyak 75 orang dan pembinana teknis radio komunikasi Kecamatan sebayak 33 orang. Sementara pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pembinan teknik yang berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 17 hingga 18 Nopember 2009. ( Yasik, Esha )