Media Center, Selasa ( 06/02 ) Pendidikan karakter yang ditanamkan dalam pembinaan kepramukaan,
sebenarnya sangat bagus dan bisa diadopsi dalam melaksanakan pendidikan
karakter di sekolah. Sebab, pendidikan karakter akhir-akhir ini mulai
diperdebatkan, apalagi pasca terjadinya pemukulan seorang murid kepada
guru hingga sang guru meninggal dunia di Kabupaten Sampang, Madura.
Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarab) Gerakan
Pramuka Sumenep, Abd. Kifli, M.Pd kepada Media Center, Selasa (06/02).
Menurutnya, pendidikan karakter di Pramuka jika
betul-betul diterapkan, tentunya anak-anak akan memiliki pribadi yang
membanggakan.
“Karena anak-anak akan di didik untuk menerapkan nilai-nilai yang ada dalam Kode Kehormatan Pramuka,” ungkapnya.
Sebab, diakui Abd. Kifli yang juga Kepala SMPN I Sumenep ini, jika
dalam pembinaan Pramuka di dalamnya juga ada sumpah dan janji yang
dikenal dengan Tri Satya dan Dasa Dharma. Setidaknya, ketika peserta
didik dapat menrapkan janjinya dan melaksanakan 3 poin saja dalam isi
Dasa Dharma dipastikan bisa menjadi menusia yang luar biasa.
Artinya menurut mantan Guru Teladan di Sumenep ini, adik-adik
Pramuka sudah bisa berproses menjadi manusia yang memiliki keimanan dan
ketaqwaan yang kuat, mencintai alam, dan kasih sayang sesama manusia
hingga menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan suci dalam pikiran
perkataan dan perbuatan.
“Apalagi setiap tahapan seorang Pramuka,
misalnya Pramuka Penggalang Ramu mau pindah ke Penggalang Terap, harus
melalui beberapa item, baik teori maupun praktek, apalagi hingga menjadi
Pramuka Garuda, tentunya sudah sangat luar biasa,” tambahnya.
Karena itu tegas Kifli, para guru sejatinya harus mampu menjadi seorang
pembina Pramuka di masing-masing sekolah atau Gudepnya. Apalagi saat ini
Pramuka sudah menjadi kurikulum wajib di setiap jenjang pendidikan di
Indonesia. Maka dari itu, tidak ada alasan sekolah tidak memiliki pembina
Pramuka, karena guru bisa mengikuti Kursus Pembina Pramuka secara
berjenjang untuk mendapat bekal menjadi seorang pembina yang handal. (
Ren, Esha )