Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-06-2015
  • 547 Kali

Berantas Mafia Pasir, Siapkan Program Pemberdayaan

News Room, Rabu ( 10/06 ) Permasalahan penambangan pasir di sekitar pesisir utara Sumenep, atau di wilayah Kecamatan Dasuk, tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Hal itu disadari benar oleh Camat setempat, Drs. Sujarno, MH.

“Apalagi nilai jual pasir memang cukup mahal. Saya analisa aktivitas ini memang disebabkan oleh kebutuhan ekonomi,”kata Sujarno, pada News Room.

Sujarno merinci harga pasir di pasaran memang mahal. Pasir 1 pick up bisa berkisar Rp. 500.000,00 hingga Rp. 600.000,00. “Malah kalau 1 truk, itu bisa menembus harga Rp. 1,2 juta hingga Rp 1,4 juta,”tambahnya.

Oleh karena itu Sujarno bertekad untuk membenahi masalah kebutuhan ekonomi warga atau meningkatkan kesejahteraan mereka. Caranya, dengan menyiapkan program-program pemberdayaan, terutama dalam hal pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Saat ini kita mulai dengan sosialisasi, pelatihan, dan memproduksi sesuai dengan potensi-potensi yang ada di sini. Ini saya kira merupakan bagian dari memberantas mafia pasir itu sendiri,”imbuhnya.

Sebelumnya, Sujarno sudah melakukan upaya penanggulangan, seperti salah satunya melakukan penanaman pohon cemara udang di sekitar wilayah tambang. Namun, karena tidak seluruh area yang menjadi lokasi pencurian pasir itu sudah ditanami cemara udang, lokasi penambangan liar itu pindah ke tempat lain. ( Farhan, Esha )