Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-05-2008
  • 412 Kali

Bendung Air Pasang, Perkuat Tanggul Tambak

News Room, Jum’at ( 09/10 ) Jebolnya tanggul akibat pasangnya air laut yang mencapai 1,5 meter di Desa Karanganyar dan Pinggirpapas Kecamatan Kalianget yang menyebabkan ratusan hektar lahan tambak dan garam terendam air, memaksa Pemerintah Kabupaten Sumenep harus bekerja ekstra. Sebab, jika hal itu dibiarkan, air laut tersebut bukan hanya bisa masuk ke lahan tambak dan garam, tapi rumah penduduk sekitar tambak juga akan menjadi sasaran. Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep, Ir. Mohamad Djakfar, MM mengaku, jika persoalan itu memang sangat rumit, sebab lokasi lahan tambak dan garam tidak bisa dengan hanya mengandalkan tanggul saja, tapi harus menggunakan tangkis laut. Tapi, tangkis laut tidak bisa serta merta didirikan, sebab membutuhkan dana yang cukup besar, yakni sekitar Rp. 3 milyar. “Untuk jangka pendek ini, solusi yang bisa dilakukan hanya meninggikan tanggul dengan cara menimbun tanah yang dimasukkan kedalam karung,” terangnya. Djakfar menambahkan, solusi dalam jangka panjang mengatasi persoalan itu, yakni dengan menanam pohon mangrove disepanjang pinggir pantai. “Jika seluruh pinggir laut murni konstruksi dengan membangun tangkis laut, dirasa tidak bisa. Sebab, akan memakan biaya yang cukup besar,” tegasnya. Djakfar menjelaskan, penimbunan karung yang diisi tanah dengan cara disusun sepanjang pinggir laut, merupakan solusi sementara, sambil ditanami pohon mangrove. Karena, pemerintah belum bisa menganggarkan dana untuk pembangunan tangkis laut, mengingat besarnya biaya pembangunan tersebut. ( Nita, Esha )