Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-01-2008
  • 463 Kali

Bedah Buku 100 Hari Wafatnya KH. Moh. Tijani Djauhari

News Room, Sabtu ( 05/01) Bedah Buku menandai peringatan 100 hari wafatnya seorang Tokoh Islam di Madura, KH. Moh. Tijani Djauhari, MA selain sebagai Pimpinan Basra, juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan Sumenep. Tampak hadir pada acara pembukaan Bedah Buku di Auditorium Taman Pendidikan Islam (TPI), Sabtu pagi (05/01) antara lain KH. Moh. Idris Djauhari beserta para Pengasuh Pondok Pesantren se Madura, para CendikiawanMuslim, Pengasuh Ponpes Gontor Ponorogo, KH. Zarkasi Noer serta Muspika Kecamatan Pragaan. Pada kesempatan itu KH. Moh. Idris mengungkapkan, bahwa momentum apa yang pantas untuk mengingat dan mengenang wafat kakaknya, KH. Moh. Tijani, akhirnya diputuskan dengan bentuk bedah buku hasil dari pemikirannya tentang Pendidikan Islam dan Pembangunan di Madura, yang didukung dengan unsur Pengasuh, Ustadz-Ustadzah. Acara dilanjutkan dengan hasil pemaparan Buku hasil pemikiran KH. Moh. Tijani, oleh KH. D. Zawawi Imron yang mengupas tentang Andap Asor serta Abantal Shahadat, Asapo’ Iman dan Apajung Allah. Ini dimiliki oleh dirinya di dalam memimpin suatu Pondok Pesantren Besar, khususnya Ponpes Al-Amin. Untuk itu diharapkan agar kita semua senantiasa mencontoh dan mentauladaninya dalam suatu kehidupan ditengah-tengah masyarakat yang akhirnya bermuara pada kesejahteraan lahir maupun bathin. Kegiatan tersebut dikemas dengan acara tahlian bersama, juga direncanakan dengan kunjungan Menteri Koperasi RI yang akan membicarakan tentang Peranan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di Indonesia. ( Mur, Soek, Esha )