News Room, Selasa (23/09) Mapolsek Batang-batang hancur total, setelah diguncang ledakan dahsyat, akibat meledaknya puluhan kilogram bahan pembuat petasan, yang disimpan di bak mandi sebagai barang bukti. Peristiwa itu terjadi selasa (23/9) pagi, sekitar pukul 10.05. WIB. Dengan kejadian tersebut, Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Darmawan, langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, warga setempat juga berbondong-bondong mendatangi lokasi, untuk mengetahui penyebab terjadinya ledakan tersebut. Sebab, getaran dari ledakan itu menyebabkan kaca rumah milik 3 warga setempat pecah. Namun pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. “Mapolsek Batang-batang diguncang ledakan, yang memang diakibatkan meledaknya bahan pembuat petasan yang dijadikan barang bukti,†terang Kapolres AKBP Darmawan, kepada wartawan, ketika mendatangi Mapolsek Batang-batang, Selasa (23/9/2008). Kapolres menerangkan, untuk memastikan penyebab terjadinya ledakan itu, maka tim penyidik Polres Sumenep akan melakukan penyelidikan. “Apakah ini karena kelalaian atau keteledoran anggota Polsek Batang-batang,†terangnya. Kapolres menceritakan, ledakan itu terjadi setelah anggota menguras air di bak mandi, yang digunakan untuk merendam puluhan barang bukti bahan pembuat petasan. “Tapi, belum sempat bak mandi diisi air kembali, tiba-tiba BB itu langsung meledak. Akibatnya, mapolsek batang-batang rata dengan tanah,†katanya. Kapolres mengaku belum mengetahui berapa kerugian yang diakibatkan dari kejadian tersebut. Sebelumnya, Polsek batang-batang berhasil mengamankan barang bukti berupa 8 kilogram obat petasan, setengah kantong plastik petasan jadi, 2 kilogram bubuk arang dan seperangkat alat pembuat petasan. Barang bukti itu diamankan dari tangan Karsa (37), warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-batang. (Nita, Adjie)