Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-11-2019
  • 576 Kali

Baru 1 Pendaftar Bacabup Dan Bacawabup Yang Mengembalikan Formulir

Media Center, Kamis ( 07/11 ) Sejak dibukanya penjaringan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru satu dari empat pendaftar yang mengembalikan formulir tersebut.

Tercatat pengembali formulir pertama adalah KH. Unais Ali Hisyam, pada Kamis siang (07/11/2019). Dan sebelumnya juga menjadi orang perdana saat mengambil formulir pada tanggal 30 Oktober 2019.

Sekretaris Desk Pilkada PKB Sumenep, Rasidi menjelaskan, KH. Unais Ali Hisyam merupakan Bacalon Bupati pertama yang mengembalikan formulir ke partainya. Menurutnya, dari beberapa orang yang mengambil formulir ke DPC PKB Sumenep, KH. Unais Ali Hisyam merupakan yang paling serius berangkat dari PKB untuk maju pada Pilkada 2020.

“Hingga hari ini, ada 4 orang yang mengambil formulir. Orang pertama yang mengambil dan mengembalikan formulir sebagai Bacabup adalah KH. Unais Ali Hisyam. Ini bentuk keseriusan KH. Unais Ali Hisyam untuk maju pada Pilkada 2020,” terangnya.

Disinggung masalah apakah rekomendasi PKB akan jatuh ke KH. Unais Ali Hisyam, Rasidi mengatakan, Desk Pilkada DPC PKB Sumenep hanya melakukan penjaringan saja. Sedangkan untuk rekomendasi yang memutuskan tetap DPP PKB.

“Kami hanya melakukan penjaringan saja, selebihnya itu berada di tangan DPP PKB,” ujarnya.

Sementara 3 orang yang mengambil formulir Bacabup dan Bacawabup adalah Mohammad Shalahuddin A. Warits, disusul M. Yunus juga mengambil formulir sebagai Bacawabup. Dan Abd. Hamid Ali Munir, Ketua DPRD Sumenep.

"Ke depan dimungkinkan masih banyak tokoh yang akan mengambil formulir ke Desk Pilkada DPC PKB Sumenep untuk bisa maju dalam Pilkada 2020 dari PKB," tukasnya.

Terpisah, KH. Unais Ali Hisyam saat mengembalikan formulir mengaku optimis bisa mendapatkan rekomendasi dari PKB, karena dirinya merupakan kader PKB.

“Saya sangat yakin bisa mendapat rekomendasi dari PKB untuk maju pada Pilkada Sumenep 2020,” katanya.

Bahkan, lanjut mantan Anggota DPR RI ini, kendaraan politik yang dipakainya hanya PKB, karena PKB merupakan partai yang didirikan oleh para alim ulama.

“Saya hanya mendaftar ke PKB saja. Tidak ke partai lain. Satu parpol saja," tegasnya.

Untuk itu, KH. Unais meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat Sumenep agar bisa mendapatkan rekomendasi dari PKB. Sehingga, nanti dirinya bisa maju pada Pilkada 2020 dan menang karena didukung oleh para alim ulama, serta masyarakat Sumenep.

“Bismillah, semoga rekomendasi dari DPP PKB tetap pada saya. Jadi saya memiliki kesempatan untuk bekompetisi dalam Pilkada 2020. Jika menang saya bisa mengabdikan diri kepada masyarakat serta para alim ulama untuk Sumenep lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” tukasnya. ( Nita, Fer )