Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-02-2012
  • 644 Kali

Bantuan Mesin Pengolahan Air Laut Untuk 3 Desa Di 2 Kecamatan

News Room, Sabtu ( 04/02 ) Sebanyak 3 Desa di 2 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, mendapat bantuan mesin untuk pengolahan air asin (laut) menjadi air tawar (bersih), dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2012. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, MM, Sabtu (04/02) mengatakan, ketiga Desa yang mendapat bantuan mesin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni 2 Desa di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting serta Desa Gersik Putih Kecamatan Gapura. Masing-masing Desa memperoleh bantuan satu mesin beserta sarana dan prasarana peralatan lainnya seperti galon. Dari 3 Desa yang mendapat bantuan tersebut, untuk mesin yang berada di 2 Desa di Kecamatan Giligenting sudah mulai bereporasi, bahkan di Desa setempat telah terbentuk kelompok yang mengelola mesin. Sementara untuk bantuan mesin di Desa Gersik Putih Kecamatan Gapura beroperasi dalam waktu dekat ini, karena kelompok pengelola sudah terbentuk. ”Untuk lahan mesin di 3 Desa tersebut, kami meminta pada masing-masing Kepala Desa yang menyediakan lahannya, dengan catatan, lahan untuk pembangunan mesin air merupakan tanah milik Desa, agar tidak ada masalah dikemudian hari.”tegasnya. Moh. Jakfar menyatakan, biaya operasional mesin air dan honor petugas kelompok pengelola di 3 Desa tersebut, selama 4 bulan kedepan menjadi tanggungan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui APBN. Namun selanjutnya untuk biaya operasional dan honor petugas menjadi tanggungan kelompok pengelola, dan biaya operasional dan honor petugas berasal dari hasil penjualan produksi air bersih tersebut. ”Penawaran air laut (asin) menjadi air bersih (tawar) kualitasnya sama dengan air mineral. Kelompok pengelola bisa mengratiskan air tersebut dan menjual pada masyarakat, yang hasil penjualan airnya digunakan untuk mendukung biaya operasionalnya,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )