News Room, Senin ( 27/07 ) Program bantuan keagamaan untuk lembaga keagamaan, masjid, musholla, dan guru ngaji di Kabupaten Sumenep, akan segera dikucurkan pada bulan Agustus mendatang.
Pencairan dana hibah yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Sumenep ini, akan dilakukan secara bertahap, dan untuk tahap pertama akan dicairkan bulan Agustus 2015.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setdakab Sumenep, Drs. H. Ach. Syahwan Effendi mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah mulai merampungkan berkas untuk pencairan dana bantuan keagamaan di Sumenep, sehingga bisa dipastikan bulan Agustus sudah bisa dilaksanakan untuk tahap pertama.
“Memang, untuk bantuan keagamaan untuk masjid, musholla baru bisa dilakukan bulan Agustus mendatang, karena masih ada beberapa perbaikan administrasi,” ungkapnya.
Dijelaskan, perbaikan adminitrasi berkaitan dengan adanya sejumlah lembaga keagamaan yang pengurusnya ada perubahan dan sebagainya, sehingga masih perlu melakukan perubahan administrasi sehingga tidak sampai terjadi persoalan dikemudian hari. Dikatakan, bantunan yang diprogramkan tahun ini hampir tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya.
Untuk tahun ini, bantuan untuk masjid sebanyak 200 lembaga, masing-masing Rp. 4 juta, untuk musholla sebanyak 290 lembaga, masing-masing Rp. 2,5 juta, untuk guru ngaji sebanyak 845 orang, masing-masing sebesar Rp 500.000,00.
Disamping itu, Pemkab Sumenep juga memberikan bantuan sejumlah lembaga, seperti Pondok Pesantren dan organisasi keagamaan lainnya yang ada di Sumenep.
“Kami harapkan penggunaannya sesuai dengan harapan pemerintah, utamanya untuk lembaga keagamaan, dalam realiasiya nanti bisa sesuai dengan rencana proposal yang diajukan sebelumnya,”tandasnya. ( Ren, Esha )