News Room, Selasa ( 09/09 ) Penerima bantuan biaya guru kontrak bagi sekolah swasta melalui dana APBD setiap tahun jumlahnya meningkat tajam, sejak pemerintah Kabupaten Sumenep menelorkan program tersebut pada tahun 2003 hingga tahun 2008 penerima bantuan bertambah hingga mencapai 800 orang. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika menyerahkan bantuan biaya guru kontrak bagi sekolah swasta di Pendopo Agung Sumenep, Selasa pagi (09/09) mengatakan, berkembangnya penerima bantuan dalam kurun waktu 6 tahun menunjukkan pertumbuhan lembaga pendidikan swasta sangat signifikan, dan pihaknya menyambut baik menjamurnya lembaga pendidkan swasta ditengah-tengah masyarakat. Alasannya, pertumbuhan lembaga pendidikan swasta menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan." Bupati menyatakan, yang jelas, karena penerima bantuan bertambah setiap tahun, alokasi dananya dalam APBD juga ada penambahan, jika diawal program tahun 2003 anggaran dananya hanya Rp. 2 milyar lebih, namun saat ini telah mencapai sebesar Rp. 5 milyar lebih. Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Noer Moehammad, MM mengungkapkan, tujuan dari pemberian bantuan itu untuk membantu peningkatan kesejahteraan guru kontrak swasta, dengan harapan, akan meningkatkan kinerjanya. Sedangkan masing-masing penerima bantuan mendapat kucuran dana sebesar Rp. 250.000,00 setiap bulan, dan pencairan kali ini terhitung bulan Januari hingga Agustus 2008. H. Noer Moehammad mengungkapkan penyerahan bantuan tahap pertama untuk wilayah Kecamatan daratan, dianataranya Kecamatan Guluk-guluk sebanyak 134 orang, Lenteng 155 orang, Ganding 120 orang, Pragaan 184 orang, dan Kecamatan Bluto sebanyak 126 orang, dengan total anggaran sebesar Rp. 1 milyar lebih. ( Yasik, Esha )