Media Center, Selasa ( 19/11 ) Sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dan gerakan pemberdayaan pemuda, akhirnya pemuda Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep membentuk organisasi kepemudaan.
Organisasi yang ingin mempersatukan jiwa dan pemikiran pemuda Desa setempat berupa Forum Pemuda Bersatu (FPB) Desa Aengbaja Kenek.
“Berdirinya Forum ini murni didasari oleh kesadaran bersama, bahwa sangat penting adanya sebuah wadah untuk menampung aspirasi pemuda Aengbaja Kenek,” kata Ketua FPB Fikriyadi, Selasa (19/11/2019).
Ia menyatakan, pihaknya ingin melalui FPB untuk menciptakan ruang bagi anggota dan pemuda menyalurkan sekaligus menumbuhkembangkan masing-masing kreativitasnya, sehingga pemuda desa Aengbaja Kenek lebih produktif, kreatif dan maju.
“Forum ini sebagai media yang efektif untuk berbagi inspirasi dan membuat kreatifitas dalam membangun desa dengan menciptakan inovasi yang tidak berdampak terhadap budaya dan adat istiadat desa,” imbuh Fikriyadi.
Fikriyadi mengungkapkan, pihaknya berkomitmen dengan forum itu, pemuda di desa menjadi garda terdepan dalam menebar manfaat kepada masyarakat, sehingga masyarakat benar-benar merasakan keberadaan organisasinya.
“Kami terus berjuang untuk kemaslahatan masyarakat, supaya organisasi ini mampu menjadi suatu gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya pada Minggu (17/11/2019) kemarin, pemuda Desa Aengbaja Kenek yang tergabung dalam FPB mengadakan musyawarah untuk menentukan kepengurusan dan akhirnya terpilih sebagai ketua adalah Fikriyadi.
Agar keorganisasiannya resmi atau legal, dalam waktu dekat ini para pengurus segera merampungkan kelengkapan proses legalitas FPB.
“Mudah-mudahan, kami dalam waktu dekat organisasi ini segera mengurus izin organisasinya, harapannya supaya gerakannya mempunyai kekuatan hukum dalam menjalankan tugas-tugas keorganisasian,” pungkas Fikriyadi Ketua FPB. ( Yasik, Fer )