News Room, Kamis ( 02/10 ) Dalam membangun negara yang kuat, diperlukan pula membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Dan dalam rangka membangun SDM tahapan terpenting adalah tahap pertumbuhan, yakni pada usia dini. Dimana anak-anak menjalani pendidikan anak usia dini (PAUD) perkembangan otaknya bisa sampai 80 persen bidandingkan pada usia sekolah, kuliah bahkan saat sudah bekerja. Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro Karim pada acara Sosialisasi Taman Posyandu di Kabupaten Sumenep, Kamis (02/10) di Gedung Pertemuan Sekretariat PKK setempat. “Taman Posyandu sebuah usaha untuk membangun, bukan hanya dari sisi kecerdasan saja, namun diperlukan juga membangun fisik dan mental yang kuat untuk modal pembangunan mendatang,”ungkapnya. Pembangunan Taman Posyandu di Kabupaten Sumenep yang baru dicanangkan pada tahun 2012 lalu, ternyata dalam perkerkembangannya cukup pesat. Terbukti, setahun setelah dicanangkan, yakni pada tahun 2013 mencapai 16 unit, di tahun 2014 ini malah mencapai 156 Taman Posyandu. “Taman Posyandu terintegrasi juga dengan PAUD Holistik. Yang tidak hanya melayani kesehatan, namun juga pendidikan,”tambahnya. Sementara tujuan dilaksanakannya sosialisasi Taman Posyandu tersebut untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya ibu dan anak dalam rangka mencapai MDGs, RPJMN dan RPJMD. Serta untuk meningkatkan peran kader dan masyarakat dalam mengembangkan Taman Posyandu. Peserta sosialisasi terdiri dari kader kesehatan 62 orang dan pelaksana promosi kesehatan 22 orang. ( Ren, Esha )