News Room, Selasa ( 11/03 ) Bertempat di MI Nurul Iman Desa Bringsang Kecamatan Giligenting telah diadakan kegiatan Bahtsul Masail yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu kedua dalam setiap bulannya, dengan melakukan safari Kecamatan se Kabupaten Sumenep. Kegiatan itu dilakukan untuk mempererat Ukhuwah Islamiah antar warga Nahdiyyin. Hal ini disampaikan oleh Ketua Cabang NU Sumenep, KH. Panji Taufik, Minggu siang kemarin (09/03) dihadapan Pengurus NU Cabang maupun MWC NU se Kabupaten Sumenep, dan juga dihadapan Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Giligenting yang akan dilantik. KH. Panji Taufik mengatakan, kegiatan rutin NU Cabang dengan bersilaturrahmi ke tiap-tiap Kecamatan ini harus tetap kita jaga, organisasi ini besar, karena peran serta sesepuh Kiai dan Ulama jaman dulu. Oleh karena itu, mari kita jaga dan mudah-mudahan kita diberi kekuatan dan kesehatan hingga akhir hayat nanti. KH. Panji Taufik berharap kepada pengurus PERGUNU yang akan dilantik, agar apa yang menjadi programnya, harus benar-benar dilaksanakan dan mampu menjadi tauladan di tengah masyarakat, serta menjadi guru yang mencerminkan akhlaqul karimah dan berperilaku Ahlussunnah wal jamaah. Ia juga menekankan bahwa menjelang pelaksanaan pesta demokrasi, yakni Pemilu Legislatif (Pileg), warga NU juga bisa membawa dampak positif, dengan melaksanakan pesta demokrasi itu dengan aman, jujur, dan ala Ahlus sunnah wal jamaah. Sementara itu, pelantikan Pengurus PERGUNU Kecamatan Giligenting langsung dilantik oleh Ketua Cabang PERGUNU Sumenep, Abdul Hadi, M.Pd.I. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur masyarakat, tokoh masyarakat, serta Pengurus Cabang PERGUNU Kabupaten Sumenep. Pada kesempatan tersebut Abdul Hadi mengharapkan kepada pengurus yang sudah dilantik, agar mampu melaksanakan program-program yang telah disepakati oleh pengurus di wilayahnya, agar PERGUNU ke depan bisa menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anak bangsa melalui pendidikan. ( Rahman, Esha )