News Room, Senin ( 15/09 ) Bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taayyun Desa Legung Barat Kecamatan Batang-batang, Minggu (14/09) telah dilaksanakan acara Bahsul Masail PCNU Sumenep, tepat gililan MWCNU Batang-batang. Wakil Rois PCNU Sumenep, KH. Hafidzi Sarbini dalam sambutannya mengatakan, bahwa kaum Nahdliyyin di Sumenep mayoritas tidak ada yang merasa memiliki, apalagi memelihara dan meningkatkan program PCNU demi kemaslahatan kaum Nahdliyyin di Kabupaten Sumenep, contoh kecilnya saja yang membuat Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu) di Sumenep hanya sebanyak 15.000 orang dari hampir 1 juta penduduk di Kabupaten Sumenep. Untuk itu diharapkan, agar para pengurus MWCNU dan Ranting dapat mengajak warganya untuk memiliki Kartanu sebagai tanda anggota NU di Kabupaten Sumenep. Dalam acara Bahsul Masail tersebut di Komisi A membahas tentang maraknya M-3 di masyarakat. Sedangkan di Komisi B Tanfidhiyah membahas tentang masalah pelatihan dan perkemahan Ansor dan Banser yang direncanakan bertempat di Lapangan Sepakat Kecamatan Lenteng, dan kalender NU, serta dukungan untuk perkemahan tersebut sehingga semua bentuk kegiatan GP Ansor Cabang Sumenep dapat berjalan lancar dan sukses. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Cabang GP Ansor Sumenep, Moh. Sahdi di sela-sela Rapat Bidang Konsolidasi Organisasi PCNU Sumenep beserta pengurus Cabang GP Ansor, yang dihadiri oleh para pengurus MWCNU serta Ranting NU yang ada di MWCNU Batang-batang. ( Mur, Fer )