Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-05-2026
  • 234 Kali

Babinsa Dasuk Pastikan Ribuan MBG Tersalurkan pada Penerima Manfaat

Media Center, Selasa ( 05/05 ) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak nyata di daerah. Seperti halnya di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, sebanyak 2.894 penerima manfaat mendapatkan asupan makanan bergizi dalam satu kali penyaluran, Selasa (05/05/2026).

Program yang digulirkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nurul Islam Al-Mannan Djasuli, Desa Dasuk Laok ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari siswa lintas jenjang pendidikan, tenaga pendidik, hingga kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui.

Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk, Koptu Agus Rustanto, menjelaskan, distribusi MBG dilakukan sejak pagi dengan dukungan tiga armada mobil box yang menjangkau sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Dasuk. Untuk memastikan kelancaran pihaknya melakukan pendampingan langsung di lapangan.

“Keberadaan kami di lapangan untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran sesuai data penerima manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, menu yang dibagikan dalam program ini terdiri dari nasi putih, sate ayam maranggi, tahu bulat, sayur segar, serta buah semangka yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian penerima.

Dikatakan, program MBG tidak hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Kami melihat program ini sangat positif, karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Harapannya, asupan gizi yang cukup akan berdampak pada kesehatan dan meningkatkan fokus belajar mereka,” tambahnya.

Sementara dari data penerima menunjukkan cakupan yang luas, meliputi 61 siswa kelompok bermain, 353 siswa TK/RA, 1.110 siswa SD/MI, 272 siswa SMP/MTs, dan 268 siswa SMA/MA/SMK. Selain itu, 441 tenaga pendidik, 83 ibu hamil, serta 308 ibu menyusui turut menerima manfaat.

"Program ini menjadi salah satu langkah konkret kolaborasi antara lembaga sosial dan aparat kewilayahan dalam mendukung agenda peningkatan gizi masyarakat di daerah," pungkasnya. ( Dim/Ren,Fer )