News Room, Kamis ( 11/03 ) Bantuan Biaya Pendidikan (B2P) 2010 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), MA dan SMK, baik Negeri maupun Swasta, dananya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 mencapai sebesar Rp. 16 milyar lebih. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, dana itu diberikan untuk membantu Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk 29.978 siswa yang tersebar di 164 lembaga pendidikan tingkat SMA, MA dan SMK, baik Negeri maupun Swasta. Dan besaran bantuan biaya pendidikan setiap siswa itu sama dengan tahun sebelumnya, yakni masing-masing siswa sebesar Rp. 45.000.00. Karena itu diharapkan, lembaga pendidikan benar-benar memanfaatkan dana tersebut sesuai dengan hakekatnya, bahkan yang terpenting lembaga pendidikan harus membuat administrasi pertanggung jawaban penggunaan dananya. â€ÂPelaporan administrasi keuangan bagaimanapun harus dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban pelaksanaan bantuan B2P, terutama lembaga pendidikan swasta. Sebab, sampai saat ini, sebagian besar lembaga pendidikan swasta yang masih lemah dalam membuat administrasi pertanggung jawabannya,â€Âtegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, sasaran bantuan B2P sejatinya tidak pada siswa, namun untuk lembaga pendidikannya sebagai bantuan biaya operasional. Akibat bantuan tersebut untuk biaya opersaional, terkait dengan besaran dana B2P masing-masing lembaga pendidikan penerima tidak sama, sebab besaran bantuannya bergantung dari jumlah siswanya. (Yasik,Esha)