Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-07-2008
  • 533 Kali

Awas Jamu Tradisional Mengandung Zat Kimia

News Room, Kamis (3/07) Banyaknya kasus jamu tradisional yang terdapat campuran bahan kimia membahayakan bagi konsumen mendapat perhatian khusus Dinas Kesehatan Sumenep. Bahkan untuk mengecek kebenaran tersebut Tim Pengawas Obat dari Dinas Kesehatan Sumenep turun langsung ke berbagai pengusaha maupun home industri yang membuat jamu tradisional, untuk mengecek kebenaran informasi yang banyak terjadi diluar Kabupaten Sumenep. Hal tersebut diakui Kepala Bidang Farmasi dan Promosi Dinas Kesehatan Sumenep, Drg. Chusnul Arief M.Ag ketika ditemui beberapa wartawan diruang kerjanya, rabu (2/07) “Kita keliling ke tempat-tempat dimana para penjual maupun pengusaha home industri yang meracik jamu tradisional. Meski tidak ditemui jamu yang mengandung zat kimia, tetap kita beri pengarahan dan pembinaan agar mereka betul-betul tidak melakukan penyampuran zat kimia kedalam jamunya.” Ujar Chusnul Arief. Disamping itu tegas dokter gigi ini, diharapkan masyarakat berhati-hati mengkonsumsi jamu tradisional jika diindikasikan mengandung zat kimia. Sebab akibatnya sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan jamu yang pernah ditemukan pada tahun 2006 dan 2007 lalu ditemukan zat kimia yang bisa berakibat penyakit ginjal dan liver. Karena itu dinas Kesehatan terus menerimah pengaduan dan konsultasi masyarakat apabila ditemukan jamu yang mengandung zat kimia. Bahkan setiap harinya dipastikan ada pengusaha jamu yang berkonsultasi dan mengurus ijin ke Dinas Kesehatan agar usahanya tidak dianggap ilegal dan sudah masuk daftar pengawasan Dinas Kesehatan. (ren)