News Room, Rabu ( 06/11 ) Meskipun sudah memasuki awal musim penghujan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumenep hingga akhir bulan Oktober kemarin masih melakukan pengiriman (dropping) air bersih ke daerah yang membutuhkan. Direktur PDAM Sumenep, Drs. Ec. Zainal Alim, MM mengatakan, dropping air bersih itu sesuai permintaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. “Kami akan tetap melayani dropping air bersih selama ada permintaan dari BPBD maupun masyarakat yang membutuhkan. Sebab, wilayah Sumenep belum sepenuhnya masuk pada musim penghujan. Selama dua pekan terakhir ini, hujan turun hanya dua kali, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih,”kata Zainal Alim, Rabu (06/11). Total dropping air bersih pada musim kemarau tahun 2013, lanjut Zainal, sebanyak 94 tangki. Namun, jumlah ini menurun dibandingkan musim kemarau tahun lalu yang mencapai 100 tangki lebih. “Kalau dilihat kebutuhan air bersih di musim kemarau tahun ini, memang menurun dibandingkan tahun lalu. Sesuai data, untuk dropping air bersih tahun 2013 sebanyak 94 tangki, sedangkan tahun lalu diatas 100 tangki,”terangnya. Zainal menuturkan, cakupuan daerah dropping air bersih itu meliputi Kecamatan Saronggi, Lenteng, Bluto, Ganding dan Talango. “5 Kecamatan yang kami dropping air bersih. Itu sesuai pengajuan dari BPBD,”ungkapnya. Selain itu, ada juga pengiriman air bersih ke daerah lain melalui Dinas Sosial, PMI dan partai politik. “Tapi, bukan murni bantuan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Sebab, mereka hanya melakukan pembelian air bersih saja ke PDAM. Jadi, atas nama masing-masing institusi,”paparnya. ( Nita, Esha )