Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-04-2006
  • 926 Kali

AWAL KEMARAU DIPREDIKSI MEI 2006

Sumenep-Kominfo News Room : Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bandara Juanda Sidoarjo, memprediksi awal musim kemarau terjadi pada bulan Mei 2006. Hal itu terjadi di wilayah Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Bandara Juanda Surabaya, Drs. Sridadi Budhihardjo, saat Rakor Mapping data Rawan Bencana bagi petugas dilingkungan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur di Hotel Utami Jl. Juanda Sidoarjo, beberapa waktu lalu mengatakan, meskipun Bulan Mei tersebut telah dipredikasi oleh BMG sebagai awal musim kemarau, namun tidak berarti tidak ada hujan, karena di sejumlah daerah masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan, dengan durasi hujan 5 hingga 15 menit. Dikatakan Sridadi, BMG telah membuat kriteria dalam batasan satu bulan curah hujan jumlahnya 150 mm keatas itu bisa disebut musim penghujan. Sedangkan curah hujannya kurang dari 150 mm maka bisa disebut musim kemarau. Jika pada bulan April ini curah hujan kurang dari 150 mm, maka dapat dikategorikan mulai masuk musim kemarau. Sedangkan daerah-daerah yang masih berpotensi musim hujan saat ini yakni daerah selatan seperti Malang, Sidoarjo, Jember, Probolinggo, Banyuwangi dan Surabaya Bagian Barat. Hal tersebut ditandai dengan adanya intensitas hujan. Kondisi ini merupakan pengaruh dari angin yang berubah-ubah mendekati masa pancaroba, sehingga hujan sudah mulai berkurang. Untuk wilayah pantai selatan meliputi Trenggalek, Tulungagung berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terjadi pada siang hingga malam hari. Untuk wilayah pantura Jatim diantaranya Madura, Tuban, Lamongan, Gresik dan Surabaya, peluang hujan terjadi pada siang hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan wilayah tengah diantaranya Ngawi, Magetan, dan Madiun berpeluang hujan pada sore hingga malam hari. Sementara arah angin di wilayah pantura dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan 10-30 Km/jam. Untuk wilayah pantai selatan, arah angin dari selatan ke barat laut dengan kecepatan antara 10-20 Km/jam. Dalam tiga hari ini, juga diprediksi pasang air laut cenderung naik sampai 80 cm terjadi pukul 18.00-21.00 WIB. Sedangkan surut air laut minimum 110 cm hingga 130 cm terjadi pukul 02.00-03.00 WIB. ( Info Jatim, Esha )