News Room, Senin ( 31/10 ) Atraksi Barongsai digelar memeriahkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 742 tahun 2011. Atraksi Barongsai persembahan Etnis Tionghoa Sumenep tersebut digelar Minggu (30/10), di depan Masjid Agung. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pihaknya sengaja menggelar atraksi Barongsai untuk memeriahkan perayaan Hari Jadi ke 742 Kabupaten Sumenep 2011, serta menunjukkan kemajemukan warga masyarakat yang ada di Kabupaten Sumenep. Dengan adanya penampilan Barongsai di Hari Jadi Kabupaten Sumenep bisa meningkatkan interaksi sosial masyatakat. Apalagi berdasarkan sejarah, peran etnis Tionghoa di Sumenep juga cukup besar, bahkan arsitektur beberapa bangunan bersejarah di Sumenep ini justru menggunakan arsitek dari bangsa China. ”Peran Tionghoa di Kabupaten Sumenep cukup besar, contohnya pada pemerintahan Panembahan Sumolo saat membuat Keratoan Agung, arsitek yang ditunjuk berasal dari Tionghoa,”tegasnya. Bupati berharap, dengan atraksi Barongsai tersebut, dari sisi budaya bisa menambah dan memperkaya khasanah budaya di Sumenep, sekaligus membangun persatuan dan kesatuan warga masyarakat di Kabupaten Sumenep. Sementara itu Ketua Etnis Tionghoa Sumenep, Freddy Kustianto mengungkapkan, pihaknya mempersembahkan atraksi Barongsai, sebagai bentuk kepedulian terhadap Sumenep. "Ini bentuk kecintaan kami terhadap Sumenep, karena Sumenep sudah menjadi tanah kebanggaan kami juga, sehingga moment Hari Jadi Sumenep, kami dari etnis Tionghoa ingin mempersembahkan hiburan untuk seluruh masyarakat Sumenep,"imbuhnya. ( Yasik, Esha )