Media Center, Rabu ( 15/01 ) Normalisasi saluran air khususnya di wilayah perkotaan Kabupaten Sumenep terus dimaksimalkan kinerja Satuan Petugas (Satgas) pematusan agar persoalan genangan air yang sering terjadi pada awal musim hujan bisa teratasi.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, M.Si, melalui Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan, Hery Kushendrawan ST, MT, mengungkapkan, pihaknya terus memaksimalkan Satgas Pematusan untuk membersihkan sampah yang menutupi selokan-selokan di seputar kota. Termasuk pembersihan rumput yang menghambat aliran air.
“Setiap hari Satgas Pematusan berjibaku dengan sampah dan kotoran yang tidak hanya tampak di aliran air, namun juga masuk ke dalam selokan agar aliran air tidak sampai tersumbat, sehingga menyebabkan air tergenang,” ungkap Hery, Rabu (15/01/2020).
Menurutnya, Satgas Pematusan yang berjumlah 23 orang dimaksimalkan melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas masing-masing. Bahkan, sewaktu-waktu ketika hujan dan terjadi penyumbatan Satgas Pematusan akan segera hadir dengan sigap.
Diakui Hery, jika kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga sangat membantu terciptanya Sumenep yang aman dari genangan air. Sebab, dari sejumlah tempat yang seringkali menjadi penyebab tersumbatnya aliran air di selokan, karena tertutup oleh sampah yang dibuang sembarangan.
“Kami sangat berharap masyarakat juga turut memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarang yang akan menambah persoalan dan seringkali menyulitkan petugas masuk ke selokan guna melepas sumbatan sampah tersebut,” tandasnya.
Disamping itu menurut Hery, selain normalisasi saluran air, pihaknya juga membangun prasarana saluran untuk mengurangi beban area saluran air khususnya di seputar kota yang menuju ke kali Marengan, agar tidak meluap. ( Ren, Fer )