Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-03-2008
  • 559 Kali

Askeskin Mengacu Pada Database Penyaluran BLT Tahun 2005

News Room, Jum’at (28/03) Banyaknya pemegang kartu Askeskin (Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin) yang tidak masuk ke dalam database, ternyata bukan kesalahan dari petugas Askes. Sebab, data yang digunakan PT. Askes Cabang Sumenep itu berdasarkan database penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2005 milik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep. Kasi Sosial BPS Sumenep, Sujono menuturkan, keputusan penggunaan database Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005, berdasarkan hasil rapat koordinasi sinkronisasi data kemiskinan pada 19 Maret 2008 kemarin, yang dipimpin Assisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si Dalam rapat tersebut sudah disepakati, jika pemberian Askeskin itu menggunakan database dari BPS, yang sudah di SK-kan oleh Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM. “Database yang dipakai BPS tersebut, hasil PSE 2005 dalam penyaluran BLT,” ujarnya. Sujono memaparkan, database yang dimiliki BPS memang belum di update, sebab pemutakhiran Pendataan Sosial Ekonomi itu tergantung dari pemerintah Kabupaten Sumenep, bukan atas inisiatif BPS sendiri, sehingga database yang dipakai BPS untuk pemberian Askeskin itu masih mengacu pada database 2005, dengan jumlah rumah tangga miskin (RTM) sebanyak 128.793 dan anggota rumah tangga (ART) miskin 358.358 orang. “Saya serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, apakah akan melakukan up-date data atau tidak, demi kemutakhiran data,” tegasnya. Sujono menjelaskan, proses up-date PSE penduduk itu, idealnya dilakukan tiap tahun, karena setiap tahun selalu terjadi perubahan penduduk, ada yang meninggal, melahirkan dan pindah rumah. Namun sebelum ada pemutakhiran data, maka untuk sementara PSE 2005 yang dijadikan acuan dalam pemberian Askeskin dan penyaluran raskin. ( Nita, Esha )