Sumenep-Kominfo News Room : Memasuki H-4 Idul Fitri 1427 H, arus mudik di wilayah Kabupaten Sumenep relatif sepi. Hal itu, terlihat dari jumlah penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja, baik Antar Kota Dalam Propinsi, maupun penumpang antar Propinsi, bahwa penumpang belum menunjukkan lonjakan. Demikian diungkapkan Kepala UPTD Terminal Arya Wiraraja Dinas Perhubungan Sumenep, Drs. H. Abdul Wahid. H. Abd. Wahid menuturkan, arus mudik antar kota dalam Propinsi tahun ini nampaknya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pihaknya menilai, hal itu dimungkinkan karena banyaknya dermaga lautan yang melintasi Madura-Jawa. Terbukti, sejak H-7 yakni tanggal 17 Oktober 2006 lalu, armada yang masuk berjumlah 63 armada dengan penumpang sekitar 419, kemudian 18 Oktober 2006, 65 armada dengan jumlah penumpang 401, 19 Oktober 2006, 74 armada dengan 501 penumpang dan H-4 yakni 20 Oktober 2006, armada yang masuk hingga pukul 10.50 WIB, sebanyak 37 armada. Sementara itu perwakilan PO. Karina Sumenp, Amal Hanafi yang kerap disapa Abing menuturkan, bahwa H-5 kemarin, armadanya yang masuk sebanyak 5 armada, terdiri dari 2 Super Eksekutif dan 3 Eksekutif, sedangkan untuk penumpang mengalami penurunan sekitar 30 persen. Kemudian pada H-4, jumlah armada yang masuk sebanyak 4 armada dengan ketentuan 3 Eksekutif dan 1 Super Eksekutif, untuk penumpang juga mengalami penurunan sebesar 20 persen. Abing menjelaskan, pihaknya tidak bisa memprediksi kapan lonjakan penumpang arus mudik terjadi. Karena, seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang justru terjadi H+7 Idul Fitri 1427 Hijriyah. Abing menegaskan, untuk harga tiket Sumenep-Jakarta, hingga saat ini masih stabil, yakni sebesar Rp.150.000,00,00 namun harga tiket dari Jakarta-Sumenep sebesar Rp. 325.000,00,00. ( Nita, Esha )