Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-08-2010
  • 613 Kali

Areal Tanaman Tembakau Sumenep Lampaui Floting

News Room, Rabu ( 11/08 ) Realisasi areal tanaman tembakau Kabupaten Sumenep 2010, ternyata melampaui proyeksi areal tanam seluas 1.000 hektar dari floting yang telah ditetapkan. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto mengatakan, floting areal tanaman tembakau tahun ini seluas 9.000 hektar, namun sejak awal bulan ini, realisasi areal tanam tembakau di Kabupaten Sumenep mencapai 10.000 hektar. Areal lahan tembakau yang melampaui floting areal tanam itu, mayoritas lahan gunung dan tegal gunung saja, sedangkan untuk lahan sawah diprediksi mengalami penurunan dengan kisaran antara 2.000 hektar. Pihaknya menilai, akibat penanaman tembakau melibihi floting areal tanam, dampaknya terhadap produksi tembakau yang mengalami kelebihan produksi. “Tiap tahun memang sering terjadi over produksi tembakau, namun alhamdulillah meski terjadi over produksi, masih bisa terserap oleh gudang tembakau. Dan pada tahun ini, kami memperkirakan, meskipun over produksi, tembakau itu tetap laku, mengingat tembakau itu merupakan tembakau tegal gunung dan gunung yang diminati oleh gudang tembakau,”tegasnya. Bambang Heriyanto menyatakan, kebutuhan produksi tembakau Kabupaten Sumenep dengan luas lahan 9.000 hektar, sebanyak 5.500 ton, namun dengan areal taman yang mencapai 10.000 hektar, diperkirakan produksi tembakau sekitar 6.000 ton. Untuk musim tanam ini, pihaknya sudah melakukan koordiansi dengan gudang tembakau, agar membeli tembakau petani, dan alhasil sejumlah gudang tembakau berminat membeli tembakau petani, dengan catatan, menyesuaikan dengan kebutuhannya. ”Seperti PR. Gudang Garam yang ingin membeli tembakau tegal gunung dan gunung dengan kebutuhan 2.550 ton tembakau, dan sejumlah gudang tembakau lainnya juga mau membeli tembakau petani Sumenep,’’ungkapanya. ( Yasik, Esha )