Media Center, Rabu ( 10/05 ) Seorang
Guru sukwan bernama Mahrus (24) warga Desa Banasare, Kecamatan Rubaru,
Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tewas di Tempat Kejadian Perkara
(TKP) usai terlibat kecelakaan di jalan Desa Lalangon, Kecamatan
Manding, saat perjalanan mau mengajar, Rabu (10/5/2017) sekitar pukul
07.15 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan dua orang, yaitu korban dengan
luka berat bernama Maulidi Wira Kusuma (27), seorang pegawai BPRS asal
Desa Manding Daya Kecamatan Manding.
Kejadian bermula saat korban
yang mengendarai Honda Revo Nopol M 6235 VT melaju dari arah selatan ke
utara dengan kecepatan tinggi.
Namun saat mendahului Revo
lain yang tidak diketahui pengendaranya, Mahrus tersenggol dan jatuh ke
jalan sisi timur, dan saat bersamaan dari arah berlawanan muncul Vario
bernopol M 4285 WC yang dikendarai Maulidi.
“Karena cuaca lagi
gerimis dan jalan agak licin, Maulidi kehilangan kendali dan menabrak
Mahrus yang sudah dalam keadaan terjatuh,” terang Kabag Humas Polres
Sumenep, AKP Suwardi, Rabu (10/5/2017).
Akibatnya Mahrus langsung
meninggal dunia di tempat kejadian dan tidak sempat dilarikan ke rumah
sakit setelah dihantam sepeda motor milik Maulidi.
“Untuk barang bukti sudah kami amankan dan korban juga sudah kami evakuasi,” tandas Suwardi. ( Nita, Fer )