Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-06-2015
  • 1355 Kali

APBD 2014 Terdapat Sisa Lebih Sebesar Rp. 275 Milyar Lebih

News Room, Kamis ( 18/06 ) Pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 dari masing-masing satuan unit kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2014, menunjukkan sisa lebih perhitungan pada tahun anggaran 2014 sebesar Rp. 275 milyar lebih.

"Sisa lebih perhitungan pada tahun anggaran 2014 terdiri dari pendapatan per 31 Desember 2014 sebesar Rp. 1 trilyun 647 milyar lebih, dan belanja Rp. 1 trilyun 607 milyar lebih,"kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dalam rapat paripurna penyampaian laporan pertanggung jawaban APBD tahun 2014, di gedung DPRD Sumenep, Kamis (18/06).

Realisasi pencapaian target untuk pendapatan daerah tahun anggaran 2014 dianggarkan sebesar Rp. 1 trilyun 606 milyar lebih, meningkat Rp. 129 milyar 215 juta, atau 8,04 persen dibanding pendapatan tahun anggaran 2013 yang ditargetkan sebesar Rp. 1 trilyun 476 milyar lebih. Sehingga total realisasi pendapatan tahun anggaran 2014 sebesar Rp. 1 trilyun 647 milyar lebih, atau 102,56 persen, melampaui target sebesar Rp. 41 milyar 158 juta lebih.

"Pelampauan target pendapatan ini, didapat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2014 senilai Rp. 143 milyar lebih, terealisasi Rp. 162 milyar 371 juta lebih, atau 113,02 persen, sehingga terdapat pelampauan target sebesar Rp. 18 milyar 700 juta lebih,"terangnya.

Selain itu, lanjut Bupati, juga dari dana perimbangan yang dianggarkan sebesar Rp. 1 trilyun 193 milyar lebih, terealisasi Rp. 1 trilyun 219 milyar lebih, atau 102,17 persen. Sehingga terdapat pelampauan target sebesar Rp. 25 milyar 937 juta lebih.

"Ada juga dari pendapatan lain-lain yang sah dianggarkan Rp. 268 milyar 676 juta lebih, terealisasi Rp. 265 milyar 196 juta lebih, atau 98,70 persen,"tuturnya.

Sedangkan realisasi belanja daerah tahun anggaran 2014 dianggarkan Rp. 1 trilyun 772 milyar lebih, meningkat sebesar Rp. 146 milyar 921 juta lebih, atau 9,04 persen dibanding belanja tahun anggaran 2013 yang ditargetkan sebesar Rp. 1 trilyun 625 milyar juta.

"Realisasi total belanja tahun anggaran 2014 sebesar Rp. 1 trilyun 607 milyar lebih, atau 90,70 persen, sehingga terjadi efisiensi anggaran Rp. 164 milyar 898 juta lebih," ujarnya.

Bupati memaparkan, efisiensi belanja itu meliputi belanja operasi Rp. 1 trilyun 443 milyar lebih, terealisasi Rp. 1 trilyun 327 milyar lebih, atau 91,98 persen, sehingga masih terdapat sisa Rp. 115 milyar 834 juta lebih.

"Diikuti belanja modal Rp. 324 milyar 772 juta lebih, terealisasi Rp. 277 milyar 785 juta lebih, atau 85,53 persen, sehingga terdapat sisa Rp. 46 milyar 986 juta lebih. Dan, belanja tidak terduga dianggarkan Rp. 4 milyar, terealisasi Rp. 1 milyar 922 juta lebih atau 48,06 persen, sehingga masih terdapat sisa sebesar Rp. 2 milyar 77 juta lebih," paparnya.

Sementara pembiayaan netto sebesar Rp. 166 milyar 23 juta lebih, terealisasi Rp. 235 milyar 701 juta lebih. ( Nita, Esha )