Sumenep-Infokom News Room : Aparatur Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta untuk ikut membasmi narkoba terkait dengan telah dibentuknya Badan Narkoba Kabupaten (BNK) beberapa waktu yang lalu dan menjaga kebersihan serta keindahan Kota Sumenep. Penegasan ini dikemukakan Plt Kepala BPPMD Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Aminollah, M.Si saat bertindak selaku Pembina apel gabungan, Senin (26/12) di halaman Kantor Bupati Sumenep yang diikuti para Kepala Dinas, Kantor, Badan dan Bagian, PNS dan PHL dilinglingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dikatakan bahwa Jawa Timur merupakan Propinsi tertinggi dalam hal penyalah gunaan narkoba, untuk itu setiap aparatur pemerintah diharapkan turut berpartisipasi membasmi narkoba, karena barang tersebut selain haram, juga dapat membahayakan bagi kesehatan baik fisik maupun moral, serta dapat menimbulkan kematian. Untuk itu apabila menemukan masyarakat yang mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba, aparatur pemerintah diminta untuk ikut melaporkan kepada BNK maupun aparat penegak Hukum. Selain itu menurut H. Aminollah saat ini telah terjadi peningkatan wabah penyakit baik itu berupa Demam Berdarah (DB) maupun penyakit tipes. Untuk itu, ia meminta aparatur pemerintah dimusim penghujan ini untuk berhati-hati dan melakukan pencegahan sedini mungkin akan mewabahnya penyakit tersebut dengan melakukan 3 M, yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur kaleng bekas yang dapat menimbulkan tempat berkembang biaknya sarang nyamuk Aides Eigepty. Disisi lain Aminollah juga meminta agar kebersihan dilingkungan kita masing-masing tetap dijaga dan dipelihara dengan baik, baik dilingkungan kantor, pasar, terminal, kali/sungai maupun dijalan sesuai kaplingan yang ditentukan. Walaupun Kabupaten Sumenep masih berada diperingkat teratas untuk bidang kebersihan khususnya dari 3 Kabupaten di Madura. Menyinggung tentang pelaksanaan Apel Gabungan, H. Aminollah juga berharap agar PNS meningkatkan disiplin dengan mengikuti Apel tersebut dengan baik, karena hal itu merupakan wadah untuk saling bersilaturahmi dan tukar informasi. ( Im, Esha )