News Room, Jumat ( 24/06 ) Anggota Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Sumenep, mulai meningkatkan patroli rutin diseluruh perairan setempat, guna mengantisipasi aksi pengeboman ikan oleh para nelayan. Kasat Polisi Perairan (Polair) Sumenep, Iptu M Fadelan, menjelaskan, sejak bulan Mei lalu, pihaknya melakukan patroli rutin sebanyak 20 kali selama satu bulan. Itu berlaku hingga saat ini. “Secara rutin kami memang menggelar operasi di wilayah perairan setempat guna memantau potensi sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana pengeboman ikan oleh nelayan,” katanya. Fadelan bersyukur, untuk sementara pada tahun ini hingga Juni, pihaknya sama sekali belum menangani kasus pengeboman ikan atau belum ada nelayan yang ditangkap akibat menangkap ikan menggunakan bahan peledak. “Kami juga belum menangani kasus penggunaan bahan berbahaya lainnya/kimia seperti potasium oleh nelayan, untuk menangkap ikan. Tapi, kami terus tingkatkan patroli rutin diperairan Sumenep, karena segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk aksi ilegal dalam menangkap ikan oleh nelayan diperairan setempat,” terangnya. Patroli yang dilakukan Satpolair ini, kata Fadelan, menyesuaikan dengan kondisi cuaca laut. “Patroli rutin kami dilaksanakan kalau kondisi cuaca laut kondusif. Karena dua speed boad milik kami sebagai kendaraan operasional, daya jangkaunnya maksimalnya hanya hingga Perairan Raas saja,” ungkapnya. Sedangkan, untuk patroli di wilayah perairan terjauh di Sumenep seperti ke Masalembu dan Sapeken, pihaknya harus menyewa perahu akibat keterbatasan sarana yang dimilikinya. “Makanya, patroli ke kepulauan terjauh di Sumenep kami lakukan dua kali selama satu bulan,” pungkasnya. ( Nita, Fery )