Media Center, Selasa ( 24/03 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan anggaran senilai Rp750 juta untuk program operasi pasar, sebagai antisipasi melemahnya ekonomi akibat wabah Corona Virus Disease (Covid-19).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si menjelaskan, direncanakan operasi pasar itu akan dimulai minggu depan secara bergantian di setiap kecamatan.
“Tiap kecamatan akan kita lakukan operasi pasar. Mulai pekan depan secara bergiliran,” terang Sekdakab Sumenep, Selasa (24/03/2020).
Ia menuturkan, anggaran yang disiapkan untuk operasi pasar tersebut diambilkan dari dana tak terduga di APBD Kabupaten Sumenep.
“Ini sebagai antisipasi melemahnya ekonomi di tengah mewabahnya Covid-19. Makanya kita ambil dana tak terduga guna dipakai pada operasi pasar nanti,” paparnya.
Kegiatan operasi pasar itu akan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Saat ini petugas di dinas tersebut sedang melakukan pendataan terkait tingkat kebutuhan masyarakat di tiap kecamatan.
“Sasaran dari operasi pasar ini adalah warga kurang mampu. Kita akan bekerjasama dengan pihak kecamatan agar tepat sasaran,” tegasnya.
Sekda juga mengungkapkan, tujuan utama operasi pasar ini memang untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik di tengah menyebarnya Covid-19.
“Yang merasakan langsung dampak dari penyebaran Covid-19 ini ialah warga miskin. Jadi, operasi pasar diprioritaskan bagi warga kurang mampu, karena harga sembako banyak yang naik,” pungkasnya. ( Nita, Fer )