Media Center, Sabtu ( 03/04 ) Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumenep dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB setempat menandatangani kesepakatan kerja sama atau MoU dalam rangka pengembangan kerajinan batik karya warga binaan.
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sumenep, Achmad Yunus mengatakan, pihaknya melakukan kesepakatan kerja sama itu untuk mengembangkan kerajinan batik dengan memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas produknya.
“Kami memprogramkan memberikan pelatihan seni batik mulai dari jenis, motif, hingga proses pembuatannya agar hasil karya batik Warga Binaan (WB) Rutan Kelas IIB Sumenep coraknya semakin bagus,” kata Achmad Yunus di sela-sela kegiatannya, di Rutan Kelas IIB Sumenep, Sabtu (03/04/2021).
Selain itu, BPC HIPMI Kabupaten Sumenep juga membantu peralatan produksi batik, mengingat selama ini karya warga binaan adalah batik tulis yang harganya tidak terjangkau semua lapisan masyarakat. Sehingga perlu bantuan peralatan untuk menghasilkan karya batik cap dan cetak supaya harganya bisa bersaing dan terjangkau seluruh masyarakat.
“Selama ini karya warga binaan Rutan Kelas IIB Sumenep adalah batik tulis yang memang layak jual dengan harga lumayan mahal. Jadi bagaimana ke depan warga binaan bisa berkarya dengan batik cap atau cetak agar harganya bersaing dengan batik lainnya,” imbuhnya.
Menyinggung soal pemasaran produk batik warga binaan, Achmad Yunus mengungkapkan, pihaknya untuk pemasarannya salah satunya melalui jaringan organisasinya di seluruh Indonesia dengan memperkenalkan batik tulis corak khas Sumenep ini.
“Selain itu, kami juga memanfaatkan anggota HIPMI Sumenep untuk membantu pemasarannya terutama yang membuka usaha konfeksi, bisa menjual batik karya warga binaan itu,” tuturnya.
Yang jelas, pihaknya ingin dengan MoU itu bisa meningkatkan keterampilan warga binaan dan pemasaran karya batiknya, dalam upaya membantu meningkatkan perekonomiannya setelah mereka keluar dari Rutan Kelas IIB Sumenep.
“Warga binaan perlu memiliki keterampilan supaya setelah kembali di tengah-tengah masyarakat mempunyai usaha salah satunya membatik, sehingga berefek positif kepada kesejahteraan mereka,” harap Achmad Yunus.
Sementara, penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sumenep Achmad Yunus dan Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Viverdi Anggoro disaksikan langsung Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, di Aula Rutan setempat, Sabtu (03/04/2021).
Di tempat yang sama, Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Viverdi Anggoro mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi HIPMI Kabupaten Sumenep yang berkomitmen memberdayakan dan mengembangkan keterampilan warga binaan yang salah satunya melalui batik tulis.
“Saya berterima kasih atas kepedulian HIPMI Sumenep yang peduli kepada warga binaan, dengan harapan sinergitas HIPMI dengan warga binaan terus berlanjut agar warga binaan yang telah selesai menjalani masa tahanan mempunyai pekerjaan guna menjalani hidup lebih baik,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )