Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-07-2005
  • 729 Kali

ANGKA KEMISKINAN DI SUMENEP, TURUN 20 PROSEN

Sumenep-Infokom News Room : Untuk mensinkronkan berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Sumenep, termasuk program pengentasan kemiskinan yang dikabarkan mengalami kenaikan hingga 707 juta 100 jiwa, ternyata ditepis oleh Bupati Sumenep, Drs. Endro Siswantoro, M.Si usai memberikan sambutan dan membuka Lokakarya, Evaluasi dan Deseminasi PPK (Program Pengembangan Kecamatan) Fase III, Rabu (20/07) kemarin di Hotel Utami Sumekar Sumenep, yang dihadiri Muspida dan Camat se Kabupaten Sumenep. Bupati Endro Siswantoro menyatakan, hingga saat ini angka kemiskinan masih simpang siur, antara data yang ada di Menteri Kesehatan (Menteri Kesehatan) dan Biro Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur. Bahkan, Bupati mengaku belum mengetahui secara riil angka kemiskinan untuk wilayah Sumenep. Diterangkan oleh Bupati, berdasarkan data yang diberikan Menteri Kesehatan, bahwa angka kemiskinan di Sumenep mengalami penurunan sekitar 20 pr0sen, yakni 304.000 jiwa, sedangkan dari BPS Jatim, Sumenep menurun hingga 220 ribu jiwa. Namun, Bupati menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan angka kemiskinan tersebut, karena pihaknya masih akan melakukan pengecekan ulang. Karena itu, pihaknya menginstruksikan kepada masing-masing Camat untuk mendata ulang keluarga miskin, dengan menggalakkan Gerakan Terpadu Pengantasan Kemiskinan (Gakin). Bupati menandaskan, hal itu dilakukan, agar sasaran pengentasan kemiskinan cepat tercapai dan sesuai target yang sudah ditentukan. Selanjutnya Bupati memaparkan, pemfinalan pendataan ulang angka kemiskinan tersebut, akan segera diselesaikan, mengingat gerakan pengentasan kemiskinan yang dilakukan dengan menggunakan Asuransi Kesehatan (Askes) sudah mulai dilaksanakan. Disisi lain Bupati menegaskan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengentaskan angka kemiskinan hingga mencapai 20 persen. (Nita, Esha)