Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-01-2011
  • 578 Kali

Angin Kencang, Warga Kepulauan Banyak Pengangguran Pasif

News Room, Senin ( 17/01 ) Terjadinya angin kencang dalam beberapa hari ini membuat para nelayan di kepulauan tidak bisa melaut, sehingga praktis mereka menjadi pengangguran pasif untuk sementara hingga cuaca mulai bersahabat. Bahkan, tidak hanya soal penganggurannya, suplai makanan dan semacamnya juga terancam sulit dimiliki masyarakat di kepuluan, khususnya yang berada jauh di pulau-pulau kecil di Kepualaun Sapeken seperti, Pagerungan Kecil, Pagerungan Besar, Sadulang Kecil, Sadulang Besar, Pulau Sakala dan pulau-pulau lainnya di Sumenep. Kalau ini berlangsung lama, kemungkinan masyarakat akan semakin sulit, karena persediaaan makanan tidak bisa disuplai dari daratan di Sumenep maupun dari Banyuangi , Bali dan darah lain yang biasa menjadi tujuan pelayaran masyarakat disana. Salah seorang anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Dulsiam, MPd mengungkapkan, kondisi seperti itu memang sudah sering terjadi di kepualaun, bahkan hingga berminggu-minggu dan berbulan-bulan seperti pada bulan Agustus dan September 2010 lalu. “Mudah-mudahan angin kencang kali ini segera reda, sehingga secepatnya masyarakat nelayan bisa kembali beraktifitas dan para pedagang bisa dengan lancar berniaga,”ungkapnya ketika ditemui wartawan di kantornya tadi siang. Karena itu tegas Dulsiam, pihaknya berharap adanya suplai sembako dan bantuan dari Pemerintah maupun kalangan peduli sosial lainnya, sehingga diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat. Disamping itu, adanya penambahan armada ke sejumlah kepulauan di Sumenep perlu terus dilakukan. Sehingga, keberadaan stok sembako dan sebagainya tidak sampai terjadi kelangkaan ketika ada cuaca seperti sekarang ini. Karena, ketika transportasi lancar, masyarakat akan mudah mengakses kebutuhan setiap saat dan persediaan akan selalu dilakukan. “Mudah-mudahan keingaian masyarakat kepulauan akan segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama,”pungkasnya. ( Ren, Esha )