News Room, Sabtu( 03/01 ) Keahlian anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumenep dalam berbagai upaya mengantisipasi penanggulangan bencana, diharapkan akan lebih ditingkatkan lagi. Sebab, anggota Tagana tidak hanya berkutat dengan pengetahuan dan teori yang diperoleh dalam pembinaan antisipasi penanggulangan bencana yang dilaksanakan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, namun praktek langsung dilapangan perlu terus ditingkatkan. Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. Ali Rahmad mengungkapkan, dari 50 orang anggota Tagana, sebanyak 15 orang sudah mendapat pelatihan di tingkat Propinsi Jawa Timur. Bahkan, baru-baru ini sebanyak 5 orang anggota Tagana andalan Kabupaten Sumenep bersama kontingen Jawa Timur lainnya mengikuti Jambore Tagana Nasional di Cibubur Jakarta. “Kita harapkan, dengan mengikut sertakan mereka berkegiatan hingga di tingkat nasional dapat memberikan semangat pada anggota lainnya untuk lebih memiliki semangat pengabdian bagi masyarakat,â€Âujarnya. Meskipun diakui Ali Rahmat, bencana tidak pernah diharapkan, namun terkadang bencana itu bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Karena itu, sebagai relawan yang bekerja sosial, anggota Tagana tidak hanya dituntut memiliki jiwa sosial dan penolong saja. Namun tetap keahlian memberikan pertolongan juga harus dikuasai, sehingga tidak terjadi yang maunya menolong, namun malah menjadi korban bencana sendiri. ( Ren, Esha )