News Room, Jum’at ( 11/03 ) Rencana akan dimulainya sosialisasi persiapan pemekaran di Desa Sapeken Kecamatan Sapeken menjadi 3 Desa itu direspon baik anggota DPRD Sumenep asal Kepulauan, Badrul Aini. Menurut vokalis Partai Bulan Bintang (PBB) ini, secepatnya pemekaran Desa Sapeken memang harus dilaksanakan. “Sebab, prosesnya sudah cukup lama dan tinggal respon Pemerintah untuk menindak lanjuti upaya masyarakat Desa Sapeken yang selama ini sudah berjuang keras untuk mewujudkan pemekaran Desa,”ujar Badrul. Menurutnya, pengorbanan yang dilakukan dalam beberapa tahun sudah cukup banyak, baik tenaga, pikiran bahkan nyawa. Sebab, pernah terjadi para penumpang kapal yang tenggelam ketika akan mengurus surat-surat ke pusat Desa Sapeken. Sementara itu, sebelumnya masyarakat dan tokoh masyarakat di Desa Sapeken yang memiliki sekitar 15.000 penduduk, mendesak pemekaran Desa Sapeken, karena selama ini jarak tempuh antara wilayah di Desa tersebut terpisah laut, dan harus ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan perahu motor, sehingga pelaksanaan pelayanan masyarakat kurang maksimal. Jadi, tidak perlu menunggu proses yang panjang untuk melaksanakan pemerkaran di Desa Sapeken. Sebab, jika nantinya masih terus dilakukan persiapan-persiapan tanpa dilakukan langkah nyata untuk memekarkan Desa sapeken, akan terus berlarut-larut. “Yang jelas, saat ini masyarakat memang sangat menunggu pihak terkait melakukan realisasi pemekaran Desa yang rencananya besok akan dikunjungi pejabat dari Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep,”tambahnya. Sementara itu pemekaran Desa Sapeken yang direncanakan 7 Dusun dibagi menjadi 3 Desa, yakni untuk Dusun Sadulang Besar, Dusun Sadulang Kecil, dan Dusun Saular masuk dalam pemekaran Desa yang baru, dan Dusun (pulau) Saebus dan Dusun (pulau) Saur juga masuk dalam pemekaran Desa yang baru, sedangkan 2 Dusun yang lainnya bergabung dengan yang lama, yakni Desa Sapeken. ( Ren, Esha )