Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-02-2011
  • 470 Kali

Anggota Bermasalah Ditarik Ke Mapolres Sumenep

News Room, Kamis ( 17/02 ) Menyikapi terjadinya penembakan secara beruntun ke udara menggunakan senjata laras panjang oleh Bripka Rahman, pimpinan Polres Sumenep langsung bersikap tegas dengan menarik beberapa personelnya ke Mapolres setempat. Kapolres Sumenep, AKBP Susanto menjelaskan, penarikan itu hanya dilakukan bagi anggota yang diduga memiliki persoalan maupun yang diduga depresi. “Dalam program kami, personel yang bermasalah tidak akan ditempatkan di Polsek kepulauan, tapi anggota dengan rekam jejak bagus yang kan ditugaskan ke wilayah kepulauan. Sementara anggota yang bermasalah ditugaskan di Mapolres Sumenep, untuk dilakukan pembinaan,”katanya. Kapolres memastikan, Polsek di kepulauan bersih dari personel yang bermasalah, namun evaluasi terhadap keberadaan dan kondisi psikologis ratusan personelnya yang bertugas di wilayah kepulauan akan tetap dilakukan. “Kami memang selalu melakukan evaluasi secara menyeluruh pada semua personel yang bertugas di wilayah kepulauan, baik terkait keberadaan atau lamanya bertugas di pulau maupun kondisi psikologisnya. Ini untuk mencegah sekaligus mendeteksi adanya anggota yang depresi akibat bertugas di pulau,”ujarnya. Evaluasi bagi personel yang bertugas di wilayah kepulauan itu dilakukan, menyusul adanya anggota Polsek Masalembu, yang diduga depresi, yakni Bripda Rahman, melepaskan tembakan ke udara beberapa kali dengan senjata laras panjang, tanpa alasan jelas. “Cukup kejadian ini yang terakhir kalinya dan menjadi catatan tersendiri. Jangan sampai terulang lagi. Untuk itu, personel yang ditempatkan di wilayah tertentu lebih dari dua tahun, akan dievaluasi keberadaannya di tempat tersebut. ( Nita, Esha )