Sumenep-Infokom News Room : Ketua DPRD Sumenep Drs. KH. Busyro Karim, M.Si sangat merespon keberadaan Gerakan Pramuka, khususnya di Kabupaten Sumenep ini. Sebab kegiatan kepramukaan memang sangat bermanfaat bagi para anak-anak muda dalam melatih diri untuk menjadi manusia yang berguna bagi Agama, Bangsa dan Negara. Karena dalam kegiatan Pramuka, mereka di didik untuk hidup mandiri, tekun, giat dan kreatif serta memiliki mental dan akhlak yang kuat. Hal tersebut di sampaikannya disela-sela memberikan Hikmah Halal Bihalal yang di laksanakan Keluarga Besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep pada Minggu (28/11) kemarin di Aula SKB Batuan Sumenep. Bahkan Pimpinan Ponpes Al-Karimiyah Braji ini mengaku dimasa usia penggalang sering mengikuti perkemahan di Lapangan Giling ini, ikut memikirkan bagaimana mencarikan solusi agar pendanaan untuk kegiatan Pramuka bisa dianggarkan dalam APBD tahun 2005 mendatang. “Saya sudah mendapatkan masukan dari Pengurus Kwarcab, bahkan sebelumnya juga sudah pernah dianggarkan meski tidak terlalu banyak, namun digabung dalam pendanaan kegiatan kepemudaan lainnya, mungkin dalam pembahasan APBD mendatang syukur dapat dianggarkan dana khusus bagi kegiatan Pramukaâ€, ungkapnya. Namun menurut KH. Busyro, hal itu akan di bicarakan dengan anggota Dewan lainnya dan terpenting lagi adalah pihak Eksekutif. Dalam kesempatan Hikmah Halal Bihalal tersebut, KH. Busyro juga berharap khususnya kepada para aktivis dan pembina Pramuka, agar tidak mudah terpengaruh terhadap berbagai informasi yang saat ini sering menghujat, menfitnah dan menjelek-jelekkan orang lain khususnya para pejabat di Bumi Sumekar ini. Untuk itu setelah sebulan menjalankan Ibadah Hablum Minallah (Hubungan kepada Allah) hendaknya setelah itu juga perkuat diri untuk melaksanakan Ibadah Hablum Minannas (Hubungan kepada sesama manusia). Sementara Ketua Kwarcab Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM dalam sambutannya mengakui, bahwa organisasinya dalam setahun masa bhaktinya memang masih baru menata dan menerima berbagai masukan, baik dari dalam maupun luar, serta para pejabat di Sumenep. Sebab bagaimanapun pengabdian dari para anggota Pramuka tidaklah banyak berarti apabila tidak ada dukungan dari masyarakat serta pengambil kebijakan di daerah ini. Meski demikian berbagai moment kegiatan kepramukaan sudah mulai dilaksanakan dalam setahun terakhir ini. Hadir dalam kesempatan tersebut para aktivis Pramuka Sumenep terdahulu, para Pengurus Kwarcab, DKC, Pengurus Kwarran, Babigus, para Pimpinan dan Dewan Saka serta aktivis Pramuka lainnya di Sumenep. ( Ren, Esha )