News Room, Sabtu ( 04/07 ) Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, melakukan Operasi Cipta Kondisi, untuk memastikan situasi tetap kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009. Kapolres Sumenep, AKBP Umar Effendi mengatakan, berdasarkan data yang ada, kejadian kriminal memang berkurang menjelang Pilpres 8 Juli 2009 nanti, namun pihaknya tetap melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi. “Operasi Cipta Kondisi ini merupakan perintah langsung dari Polda Jawa Timur, bagi seluruh jajaran Polres se Jawa Timur. Makanya, kami juga melakukannya, yang intinya supaya kondisi keamanan tetap terjaga hingga pelaksanaan Pilpres nanti,†terang Kapolres, pada wartawan dikantornya, Sabtu (04/07). Kegiatan tersebut dimulai sejak tanggal 28 Juni hingga 4 Juli 2009. “Sebagai puncaknya, Sabtu 04/07) malam, kita tetap akan lakukan operasi di 3 titik, yang sasarannya terhadap pelaku pencurian dengan kekerangan (curas), curat, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan premanisme,â€Âkatanya. Selama dilakukan Operasi Cipta Kondisi, kata Kapolres, belum ditemukan hal-hal yang menonjol. â€ÂHasil operasi hanya berupa tindakan langsung (tilang) terhadap pengendara ranmor, yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraannya. Kebanyakan, mereka lupa membawa Surat Ijin Mengemudi (SIM),â€Âungkapnya menambahkan. Kapolres menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi itu, pihaknya menerjunkan 93 pasukan gabungan, baik dari Satuan Polisi Lalu Lintas (Satpolantas), Samapta, Intel dan Resmob Polres Sumenep. â€ÂSeluruh pasukan dibagi di 3 titik di wilayah Kecamatan Kota Sumenep, yakni di wilayah Selamat Datang, Desa Nambakor, Pertigaan Ayam Cukir, Desa Pamolokan dan Jalan Raya Manding, Desa Kebunan,â€Âujarnya. ( Nita, Esha )