News Room, Kamis ( 04/08 ) Tim Anggaran Eksekutif (Pemerintah Kabupaten Sumenep) masih membahas penambahan alokasi dana untuk pembebasan lahan Bandara Trunojoyo Sumenep, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2011. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. M. Saleh, M.Si, Kamis (04/08) mengatakan, pihaknya berusaha untuk mengalokasikan dana tambahan pembebasan lahan Bandara Trunojoyo melalui APBD Perubahan 2011. Sebab, alokasi dana pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Trunojoyo di APBD belum mencukupi, guna membebaskan lahan sesuai dengan kebutuhannya. Hanya saja, saat ini Tim Anggaran masih melakukan pembahasan untuk menyiapkan rancangan APBD Perubahan 2011 dan belum ada kepastian tentang besaran alokasi dana tambahan tersebut. ”Kalau di APBD perubahan dana nya memungkinkan, kami berupaya untuk mengalokasikan dana tambahannya, tapi kami belum bisa memastikan besaran tambahan dana tersebut, sehingga jika dana di APBD Perubahan sangat terbatas, sangat memungkinkan penambahan dana pembebasan lahan dilakukan secara bertahap,”tegasnya. Sekda Kabupaten menyatakan, alokasi dana tambahan bagi pembebasan lahan, memang perlu untuk mempercepat pengembangan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial yang disinggahi pesawat komersial berjadwal. Pihaknya memang berkomunikasi dengan sejumlah anggota DPRD Sumenep tentang perlunya alokasi tambahan bagi pembebasan lahan Bandara Trunojoyo. Hanya saja, program yang dapat masuk dalam APBD Perubahan, jika termasuk program prioritas, sehingga apakah alokasi dana tambahan pembebasan lahan Bandara Trunojoyo masuk kategori prioritas, masih menunggu hasil pembahasan Tim Anggaran. ”Alokasi dana yang disiapkan pada APBD 2011, yakni Rp. 1,79 milyar, hanya mampu membebaskan lahan seluas 1,68 hektar dari rencana seluas 5,4 hektar. Oleh karena itu, memang perlu tambahan untuk melakukan pembebasan lahan lagi, untuk kepentingan pengembangan Bandara Trunojoyo," ungkapnya. Sementara saat ini kondisi Bandara Trunojoyo belum memenuhi syarat sebagai bandara komersil, salah satunya landasan pacu pesawat yang kurang panjang, sebab landasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo sepanjang 905 meter dengan lebar 23 meter. ( Yasik, Esha )