News Room, Senin ( 10/08 ) Aliansi Ulama Madura, Sabtu (08/08) kemarin pagi menggelar Dzikir dan Istigotsah yang dipusatkan di depan Masjid Jamik Kota Sumenep.
Kegiatan tersebut dilakukan di 4 Kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dalam rangka mengajak ummat Islam untuk selalu menjaga keutuhan dan kerukunan, dan tidak terprovokasi atas kejadian pembakaran tempat ibadah ummat Islam di Tolikara, Papua beberapa waktu yang lalu.
KH. Jurjis selaku orator dihadapan para undangan kaum muslimin dan muslimat, mengharapkan agar kaum muslim menjadi mayoritas, tapi yang minoritas akan dihargai dan dipelihara.
Kami mengajak semua pihak, jika ada masalah dengan warga masyarakat non muslim yang minoritas di salah satu tempat, hendaknya jangan sampai membakar atau merusak rumah ibadah, agar tidak memicu keretakan dan permusuhan diantaranya, sehingga tercipta ketenangan dan keamanan yang kondusif, dengan saling menjaga kerukunan dan kerjasama yang baik untuk membangun bangsa dan negara. ( Mur, Esha )