Sumenep-Infokom News Room : Rehabilitasi gedung sekolah di SDN Dalemman 2 Kecamatan Arjasa yang sebelumnya menghambat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa, akhirnya setelah dilakukan pertemuan segi tiga emas menuai kesepakatan, jika pelaksanaan kegiatan belajar sebelumnya ditempatkan didalam tenda darurat. Namun hasil pertemuan itu proses kegiatan belajar ditempatkan dirumah pendduduk hingga selesainya pembangunan gedung. Penegasan itu disampaikan Penanggung Jawab Tim Pengendali Dan Pembina Pelaksaaan Proyek Pemkab Sumenep Drs. H. Abdul Muiz, MM, setelah pihaknya diterjunkan ke daerah kepuluan untuk mementau pelaksanaan proyek didaerah kepuluan. Dikatakan pula kesepakatan antara kontraktor, Kepala Sekolah, Kepala Desa dan BPD itu KBM SDN 2 Dalemman 2 dialihkannya aktivitas KBM itu ke 3 rumah penduduk sesuai kesepakatan antara kontraktor di 3 rumah penduduk. â€Setelah dicari solusi menyangkut tempat untuk sementara ditempat di 3 rumah.†tegasnya. Dijelaskan pula penyelesian proyek fisik pembangunan sekolah tersebut saat ini tahapanya telah dikerjakan 60 % sehingga Wakil Bupati optimis anak didik SDN Dalemman 2 dapat melakukan KBM seperti sediakala pada akhir tahun ini. â€Berdasarkan Laporan tim pembangunanya mencapai 60 % dan akhir tahun sudah selesai.†ungkapnya. Seperti yang diinformasikan sebelumnya pelaksanaan proyek fisik itu berdampak pada kegiatan belajar siswa, sebab kepala sekolah menghentikan aktivitas belajar, akibat pihak pelaksanan proyek tidak menyediakan ruang kelas alternatif seperti kesepakatan sebelum pelaksanaan rehabilitasi pembangunannya. ( Yasik, Diek )