Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-04-2012
  • 419 Kali

Aktivis PMII Unjuk Rasa, Sambil Makan Ayam Mentah

News Room, Senin ( 23/04 ) Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Solidaritas Peduli Pasar Anom Baru Sumenep, Senin (23/04), menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Di depan Kantor Kejari, selain berorasi, para mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal, yang menggambarkan sengsaranya masyarakat akibat mangkraknya pembangunan pasar Anom. Dilanjutkan dengan menyembelih seekor ayam, lalu ayam tersebut dimakan dalam kondisi mentah. “Kami menyembelih ayam, sebagai simbol matinya penegakan hukum di Sumenep. Memakan ayam mentah, melambangkan kerakusan para koruptor, memakan apa saja yang ada di hadapan mereka,”kata Korlap Aksi, Ahmad Zainollah. Zain mengungkapkan, aksi ini guna meminta pemkab supaya menuntaskan pembangunan pasar anom, karena imbasnya terhadap para pedagang. “Tidak seharusnya pembangunan pasar anom mangkrak, sebab didalamnya banyak pedagang. Nah, kalau dihentikan seperti saat ini otomatis pedagang yang terkena imbasnya. Kami minta Pemkab Sumenep menuntaskan pembangunan Pasar Anom Baru,” terangnya. Aksi di Pemkab Sumenep, perwakilan aktivis PMII dan Solidaritas Peduli Pasar Anom Baru diperkenankan masuk dengan ditemui Assisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Fauzi, MM. Sedangkan, di Kejaksaan Negeri Sumenep, para pendemo ditemui langsung oleh Kasi Intelijen Kejari, Ach. Iriyanto, SH. “Kasus mangkraknya pembangunan Pasar Anom Baru Sumenep, masih dalam proses pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Kami juga ingin tahu hasil penelitian Tim ITS terkait pembangunan pondasi Pasar Anom Baru tersebut,”ungkap Iriyanto, dihadapan para pendemo. Proyek pembangunan Pasar Anom Baru Sumenep, pasca kebakaran tahun 2007 lalu, diprediksi bakal menghabiskan anggaran hingga Rp. 42 milyar. Mega proyek tersebut dibagi dalam 3 tahap. Tahap pertama dianggarkan dalam tahun anggaran 2011, sebesar Rp. 8,1 milyar. Sedangkan tahap kedua dianggarkan dalam APBD 2012 sebesar Rp 17 milyar, dan kekurangannya akan dianggarkan kembali pada tahun 2013 mendatang. Proyek pembangunan Pasar Anom Baru tahap pertama berdasarkan laporan konsultan proyek, ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Misalnya pekerjaan tiang pancang, seharusnya kedalamannya mencapai 12 meter, ternyata yang dikerjakan hanya 6 meter. Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan pengujian pondasi tiang dalam yang dilakukan tim dari ITS Surabaya. ( Nita, Esha )