Media Center, Sabtu ( 21/12 ) Gugus Depan (Gudep) Sumenep 02.019 - 02.020 Racana Akademi Komunitas Negeri Sumenep (AKNS) dipercaya Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur sebagai pelaksana Scout Millenial Technology Penegak se-Madura 2019 yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 20-21 Desember 2019.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan utama Yayasan Nurul Huda Desa Gingging Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, dihadiri Pengurus Kwarda Jawa Timur, Kak M.H Budi Santoso, Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Kak HM. Sirat Aidy, Ketua AKNS (Kamabigus), Kak HM. Sadjali, Camat Bluto, Ketua DKC Sumenep, Mohammad Romli serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Kak Budi Santoso, mengaku salut atas upaya yang dilakukan adik-adik Racana AKNS, karena sudah melalui tahapan proses cukup panjang hingga akhirnya dipercaya untuk melaksanakan kegiatan Scout Millenial Technology Penegak se-Madura kali ini.
"Syukurlah pada akhirnya dari sekian proposal yang masuk dan lolos seleksi untuk presentasi di Jawa Timur, akhirnya terpilih dan dipercaya menggelar kegiatan ini," ungkapnya.
Karena itu Kak Budi berharap, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan betul-betul menjadi ajang untuk berposes melaksanakan kegiatan Pramuka sebagai bekal terjun di masyarakat dan menjadi para pemimpin handal di masa depan.
Sementara Kak HM. Sirat Aidy mengingatkan, kepercayaan yang diberikan kepada adik-adik untuk bisa melaksanakan kegiatan yang spektakuler ini betul-betul dipertanggungjawabkan dengan baik, apalagi adik-adik Pramuka di AKNS erat kaitannya dengan teknologi, sehingga dapat memberikan nuansa yang berbeda dengan kegiatan yang lainnya.
"Kami bangga dan memberikan apresiasi kepada adik- adik panitia sekaligus terhadap peserta kegiatan ini. Sehingga bisa dijadikan sebagai wahana untuk belajar dan mengasah kemampuan diri melalui kegiatan Pramuka ini," tandasnya.
Senada juga disampaikan Kak HM. Sadjali, yang mengaku sangat mendukung mahasiswa AKNS khususnya yang mengikuti ekstrakurikuler Pramuka, karena mampu menunjukkan eksistensi dalam berkegiatan serta mampu menunjukkan karakter dan dedikasi bagus untuk terus dikembangkan di masa mendatang.
Bahkan, diakui kegiatan ini sekaligus juga memberikan nilai plus bagi AKNS dan menjadi ajang promosi kampus yang dikelolanya tersebut, karena tahun ajaran baru ini akan berubah menjadi Politeknik Elektronika Negeri Sumenep (PENS) yang berinduk dengan PENS Surabaya.
"Kegiatan Scout Millenial Technology Penegak se-Madura seperti ini, juga bisa menambah kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan AKNS untuk semakin meningkatkan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat," tambahnya.
Sadjali berharap, ke depan generasi muda khususnya di Madura semakin minat mendalami teknologi, khususnya Teknologi Informatika dan Multimedia yang saat ini kedua jurusan itu dikembangkan AKNS yang awalnya Diploma (D2) mulai tahun ini sudah Diploma (D3). ( Ren, Fer )