Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-08-2021
  • 913 Kali

Akibat PPKM, Santunan Anak Yatim DWP Diskominfo Diantar Langsung

Media Center, Kamis ( 19/08 ) Setiap bulan Muharram Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep melaksanakan santunan kepada anak yatim.

Hal tersebut disampaikan Ketua DWP Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ida Ferdiansyah saat menggelar kegiatan santunan anak yatim di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (19/08/2021).

Ia menambahkan, sehubungan dengan diberlakukannya PPKM dan menghindari kerumunan maka kegiatan santunan tahun ini diantar langsung kepada anak yatim ke rumahnya masing-masing.

"Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini karena masa PPKM, santunan kepada anak yatim diantarkan langsung kepada penerimanya ke rumahnya masing-masing," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim tersebut bertujuan untuk selalu mengingatkan kembali semangat kesetiakawanan sosial terutama kepada anak yatim, karena Rasulullah SAW sangat menyayangi anak yatim.

Ida Ferdiansyah mengungkapkan, bahwa dana santunan berasal dari sumbangan anggotanya secara sukarela dan sumbangan spontanitas dari pegawai Diskominfo sendiri. Dirinya berharap semoga amal baik ini mendapatkan ridha Allah SWT dan pandemi COVID-19 segera berakhir.

"Semoga sumbangan anggota DWP Diskominfo dan pegawai Diskominfo diridhai oleh Allah SWT dan menjadi pembuka jalan berakhirnya pandemi COVID-19 ini," harapnya.

Ida juga berharap, santunan kepada anak yatim tersebut bukan hanya di bulan Muharram saja tapi di bulan-bulan lainnya, apalagi di masa pandemi COVID-19 ini semangat saling berbagi kepada yang tidak beruntung agar selalu ditingkatkan.

"Kegiatan santunan anak yatim jangan berhenti hanya di bulan Muharram ini saja, syukur-syukur bisa dilaksanakan setiap bulan, bahkan setiap saat kita harus peduli kepada anak yatim dan kaum dhuafa, terutama di masa pandemi COVID-19," ungkapnya.

Agar tidak menjadi cluster baru, Ida mengingatkan kepada anggotanya untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), di antaranya memakai masker dan menganjurkan agar keluarga anak yatim dan tetangganya mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Kita juga mengajak kepada keluarga dan tetangga anak yatim untuk mengikuti vaksin COVID-19, agar segera terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan mengurangi keparahan jika terjadi penularan," tutupnya. ( Miko, Fer )