Sumenep-Infokom News Room : Meski harga beli gudang cukup mengembirakan bagi petani tembakau, akan tetapi disisi lainnya, para petani tembakau resah, pasalnya dalam pekan ini kondisi alam kurang bersahabat, karena sejak beberapa waktu lalu dibeberapa Kecamatan hujan mulai mengguyur Bumi Sumekar, meskipun hanya terjadi gerimis disebagian tempat saja. Menurut penjelasan pengusaha tembakau lokal asal Kecamatan Guluk- guluk Isnaini Saleh, pihak pedagang saat ini merasa kesulitan untuk mendapatkan tembakau yang berkwalitas, sebab memasuki masa panen saat ini, petani diresahkan dengan turunnya hujan dimalam hari. Padahal guna menjemur hasil rajangan tembakau itu dibutuhkan cuaca panas. Sementara itu anggota Komisi B DPRD Sumenep, Djamaluddin, SE membenarkan kondisi cuaca yang kurang menentu itu akan merusak hasil panen tembakau. Untuk itu pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait, agar denga anjloknya harga tembakau dapat diantisipasi, hinga akhirnya jelas Djamaluddin, persoalan itu ditemukan solusi pemecahannya dan petani tidak terlalu merugi. Komisi B DPRD dan Dinas Perindustrian dan Perdagan Kabupaten Sumenep menurut Djamaluddin akan berupaya melakukan kontak dagang dengan pihak luar, seperti Tulunggung dan Malang, apabila pihak tembakau petani sudah tidak diminati oleh gudang lokal. ( Yasik, Esha )