Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2009
  • 639 Kali

Akan Mengemban Amanah Lebih Besar Sebagai Wakil Rakyat

News Room, Rabu ( 06/05 ) Satu lagi Calon Legislatif yang bakal dipastikan mendapat tempat sebagai wakil rakyat di DPRD Sumenep, Rachima (39), Caleg satu-satunya dari Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) dari Dapil IV. Ketika ditemui News Room di rumahnya, dengan penampilan sederhana ini mengaku tidak memiliki target apapun dalam kiprahnya nanti sebagai wakil rakyat Namun yang jelas, sebagai orang yang memiliki jiwa pemimpin dari almarhum ayahnya yang mantan Kades Belluk Raja Kecamatan Ambunten, H. Salimin (almarhum), Rachima mengaku sudah terbiasa dengan persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat selama ini. "Awalnya, saya hanya diinginkan oleh ayah untuk menjadi Kades, agar bisa menggantikannya ketika sudah dua kali periode sebagai Kades. Namun, mungkin Tuhan berkehendak lain, Jabatan Kades tak bisa terwariskan. Dan ternyata, saya justeru akan mengemban amanah yang jauh lebih besar sebagai wakil rakyat di DPRD Sumenep,"ujar Rachima sambil mengenang masa lalu dengan almarhum ayahnya. Meskipun sebelumnya tidak pernah menjadi kader Parpol apapun, bagi Rachima ketika memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Caleg dari PDP, yang ternyata Caleg pusatnya juga seorang wanita, tekad itu tiba-tiba ada dalam dirinya. Dan ketika dikonsultasikan pada ayahnya yang masih ada sekitar 4 bulan lalu, setuju dan memberikan nama-nama tokoh masyarakat, agar melakukan silaturrahmi, kepada para kerabat karib ayahnya ketika menjabat Kades dulu. "Saya bersyukur, ternyata benar pepatah yang mengatakan, orang yang melakukan kebaikan selama hidupnya, ketika mati membekas kebaikannya. Dan itu malah diwariskan kepada saya. Karena itu, saya akan berusaha semampu saya untuk memperjuangkan amanah rakyat yang berharap akan ada perbaikan nasib dimasa mendatang,"ujarnya. Bicara soal pemberdayaan perempuan rupanya bagi ibu dua putri dari suaminya, Rudi Hartono bukan hal baru. Sebab, disamping sebagai ibu rumah tangga biasa, dia juga aktif diberbagai organisasi perempuan dan perkumpulan pengajian muslimah. Jadi, hakekat perjuangan emansipasi wanita yang selama ini sering disinggung oleh berbagai kalangan, tetap harus dipegang teguh agar tidak sampai meninggalkan kodrat sebagai ibu dalam keluarga sakinahnya. ( Ren, Esha )