News Room, Kamis ( 17/09 ) KH. R. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi iyah Sukorejo Situbondo, hadir dalam acara Pengajian dan Kajian Aswaja di Masjid At-Taqwa Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (17/09).
Dalam Tausiyahnya generasi ke 4 Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi iyah Sukorejo ini berharap para jamaah untuk terus banyak membaca Sholawat Nariyah sebagai cinta terhadap Rasulullah SAW, sebagai sambungan cinta dan perjuangan dalam menegakkan akidah agamanya.
“Semoga dengan sholawat yang selalu kita lantunkan kepada Rasulullah, kita sekalian diberi berkah oleh Allah SWT,”ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut KH. R. Ahmad Azaim Ibrahimy, sempat menyampaikan sejarah cikal bakal berdirinya Nadhlatul Ulama (NU) oleh Hadratus Syeh KH. Kholil, dan KH. Hasyim Assy ari, hingga diteruskan oleh KH. Syamsul Arifin untuk perjuangan menghidupkan Ahlussunnah Waljama ah di Bumi Nusantara ini.
Pihaknya juga sempat mengkhawatirkan berbagai ancaman yang bakal terjadi di tahun-tahun mendatang, yakni dengan adanya banyak investor dan orang-orang asing yang datang ke Indonesia.
Dengan membangun pabrik beserta para pekerjanya dari luar, kemudian membawa pemikiran komunis, atheis, bahkan radikal, sehingga sejarah akan terulang lagi seperti pada masa komunis dulu.
“Untuk itu, Nadlatul Ulama harus tetap dijaga dan tetap diperjuangkan oleh para ulama dan generasinya untuk meneruskan Ahlussunnah Wal Jamaah,”tambahnya.
Sementara itu, kegiatan yang diawali dengan pembacaan Sholawat Nariyah dan Ngaji Aswaja ini ditutup dengan pembacaan do’a oleh Dewan Penasehat Gerakan Pemuda (GP) Anshor Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M,Si yang juga sebagai Bupati Sumenep ini. ( Ren, Esha )