Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2018
  • 473 Kali

Agar Jadi Barometer Pendidikan Di Madura, Manfaatkan Program INOVASI

Media Center, Selasa ( 28/08 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program INOVASI bisa mengembangkan dunia pendidikan agar meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten setempat semakin baik di masa mendatang.

“Saya optimis melalui program INOVASI ini bisa menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai barometer pendidikan khususnya di pulau Madura. Karena itu, pihak yang terlibat harus memanfaatkan program INOVASI sebaik-baiknya.” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, saat membuka Perencanaan Program Pendidikan Kabupaten Sumenep Dengan Program INOVASI tahun 2018, di Hotel Utami, Selasa (28/08).

Dia menyatakan, melalui program inovasi menjadi modal utama para guru di Sumenep untuk meningkatkan kompetensi dirinya terutama dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kepada siswanya.

“Dengan Program Inovasi itu bukan hanya untuk kemajuan anak didik semata melainkan juga tenaga pendidik harus meningkatkan kemampuan dirinya baik guru di naungan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama Sumenep.” tutur pengusaha muda sukses ini.

Program inovasi ini adalah kemitraan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan inklusi bagi siswa SD/MI untuk kelas awal. Program inovasi di Kabupaten Sumenep fokus programnya adalah literasi.

Wakil Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep patut berbangga, karena mendapat kepercayaan menjadi mitra program INOVASI mewakili Kabupaten di wilayah Madura.

“Tentu saja Kabupaten Sumenep sebagai salah satu Kabupaten/Kota mitra program INOVASI di Jawa Timur, tujuannya agar bisa menjadi acuan dalam bidang pendidikan dasar di Pulau Madura.” tandas suami Nia Kurnia ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ach. Shadik, M.Si mengungkapkan, pihaknya bersama Kementerian Agama Sumenep berkomitmen untuk menindaklanjuti perencanaan pendidikan dengan Program Inovasi, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami wajib mendukung Program INOVASI dengan melakukan tindak lanjutnya, sehingga Program INOVASI benar-benar bermanfaat untuk dunia pendidikan sebagai Kabupaten Literasi.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )