Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-01-2010
  • 556 Kali

Agar Bermanfaat, Pelabuhan Pelra Kalianget Perlu Dilanjutkan

News Room, Sabtu ( 09/01 ) Pasca terjadinya kebakaran Perahu Layar Motor (PLM) yang mengangkut BBM ke kepuluan, yang hingga 2 kali terjadi selama 3 bulan terakhir ini, hendaknya bisa dijadikan tolok ukur pemanfaatan Pelabuhan Rakyat (Pelra) di Kalianget yang mangkrak dan hingga saat ini tidak berfungsi apapun. Hal tersebut diungkapkan salah seorang aktifis LSM asal Desa Kalianget Timur, Syarkawi. Dia menilai, dari sisi keamanan serta kelayakan dermaga Gersik Putih, tidak layak sebagai pelabuhan sebagaimana mestinya, dan rawan terjadi hal-hal, seperti yang pernah terjadi, dan dikemudian hari akan terjadi kembali. Karena itu, pihaknya berharap pihak Dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan Jawa Timur segera mengambil langkah-langkah untuk melanjutkan proyek Pelra yang sudah menelan dana milyaran rupiah tersebut, agar tidak mubazir. “Padahal masyarakat sudah sangat berharap pelabuhan rakyat itu dapat segera difungsikan. Kan sayang, proyek yang sudah menghabiskan anggaran banyak, ditinggal begitu saja sejak tahun 2006 lalu,”ujar Syarkawi. Padahal, proyek yang dianggarkan melalui APBD Propinsi Jatim 2005 ini, hanya tinggal beberapa langkah lagi. Seharusnya, tegas mantan kontraktor ini, meskipun terjadi persoalan hukum, proyek tersebut harus tetap dilanjutkan. Dalam pantauan News Room, di pelabuhan rakyat itu terdapat sekitar 46 batang besi penyangga untuk pembangunan Pelra, yang mangkrak. Sedang kondisinya mulai berkarat dan nyaris beberapa batang besi berukuran sekitar 20 meter dan lebar lobang 30 meter itu pada bagian luar dan dalamnya telah mengelupas. ( Ren, Esha )