Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-07-2015
  • 3221 Kali

Agar Bahagia, Manusia Harus Menyatu Dengan Keinginan Allah

News Room, Kamis ( 23/07 ) Setiap orang mesti memiliki keinginan. Mereka bahagia, ketika keinginannya tercapai, dan sebaliknya merasa kecewa saat apa yang diinginkannya tak bisa diraih, sehingga dengan demikian, tak jarang sering terjadi "konflik" antara manusia dengan Penciptanya.

"Keinginan ini yang kerap membuat manusia tidak tenang dalam hidupnya, sehingga seharusnya seseorang itu sadar, bahwa tidak setiap keinginan itu bisa dicapai. Karena yang ada hanyalah keinginan Allah SWT,"kata salah seorang tokoh agama di Sumenep, KR Ismail Wongsoleksono, pada News Room.

Padahal, menurut pengasuh TPA Al-Hikmah Kelurahan Bangselok ini, sejatinya keinginan Allah adalah yang terbaik. Namun, tidak setiap orang mampu menyingkap rahasia hikmah dibalik setiap kejadian.

"Jadi, kuncinya seseorang itu harus ridla terhadap apa yang diinginkan Allah dalam kehidupan kita. Karena, kita tidak bisa memastikan apa yang diinginkan kita itu baik atau tidak bagi kita. Namun, apa yang diinginkan Allah itulah yang terbaik,"tambahnya sambil tersenyum.

Senada, Ustad K. A. Nizar, wakil pimpinan majelis dzikir di Langgar K.R. Wongsoleksono Pandian mengatakan, bahwa setiap orang harus bisa menghilangkan keinginan-keinginannya, agar bisa menerima keinginan Allah.

"Harus bisa menyatukan keinginan kita dengan keinginan Allah. Artinya, tidak ada keinginan selain keinginan Allah. Dengan demikian, kita akan bahagia dalam menjalani hidup,"tambahnya. ( Farhan, Esha )